Berita

IZIN BERJILBAB POLWAN

Pemuda Muhammadiyah: Kepolisian Berarti telah Memahami Makna Kebebasan Beragama

JUMAT, 27 MARET 2015 | 07:38 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Mabes Polri akhirnya mengizinkan polisi wanita muslim untuk menggunakan jilbab.

Hal itu tertuang dalam Keputusan Kapolri Nomor: 245/III/2015 tanggal 25 Maret 2015, tentang Perubahan atas Sebagian Surat Keputusan Kapolri Nopol: SKEP/702/X/2005 tanggal 30 September 2006 tentang Sebutan Penggunaan Pakaian Dinas Seragam Polri dan PNS Polri.

Bagi Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak, lewat izin tersebut, Kepolisian berarti telah memahami makna kebebasan beragama dengan segala sesuatu attributasi syariah yang harus ditunaikan.


"Saya kira kebijakan ini menunjukkan ekspresi itu," ungkap Dahnil dalam pesan singkat pagi ini (Jumat, 27/3).

Tidak hanya Pemuda Muhammadiyah, yang memberikan apresiasi kepada Polisi, tapi juga ormas-ormas Islam di Indonesia akan bersikap hal yang asma.

"Ini membuka peluang lebih luas agar Polwan bisa lebih aktif berkomunikasi dengan kelompok-kelompok Islam karena menggunakan jilbab akan membantu komunikasi polwan dengan masyarakat karena mayoritas Masyarakat Indonesia sangat menghormati pengguna jilbab," jelasnya.

Menurutnya, sebagai negara muslim terbesar di dunia, izin menggunakan jilbab bagi Polwan Indonesia sangat simbolik sekaligus substantif.

"Ekspresi institusi negara pun dengan bangga 'menghormati keputusan individu Polwan untuk menunaikan kewajibannya sebagai muslimah'," tandas Presiden Religion for Peace Asia and Pacific Youth Interfaith Network (RfP-APYIN) ini. [zul]

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya