Berita

Dai Tak Boleh Anggap Remeh Dakwah di Media Sosial

SENIN, 23 MARET 2015 | 18:09 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Baitul Maal Hidayatullah (BMH) yang memiliki core program dakwah melalui dai berusaha memperkenalkan media sosial terhadap calon-calon dai yang dibina di beberapa Perguruan Tinggi Hidayatullah, salah satunya di STIE Hidayatullah Depok.

Hal ini karena kian dekatnya teknologi informasi dalam kehidupan masyarakat, utamanya media sosial memberikan peluang tersendiri bagi tersampaikannya pesan-pesan dakwah secara lebih personal dan sangat luas. Apalagi, jumlah pengguna media sosial, khususnya di kalangan kawula muda terus mengalami peningkatan signifikan.

"Secara formal, BMH juga rutin memberikan perkuliahan tentang penggunaan media sosial untuk dakwah kepada seluruh mahasiswa STIE Hidayatullah Depok yang kala lulus nanti akan mengemban tugas dakwah di daerah-daerah di seluruh Indonesia," ungkap Kepala Humas BMH Pusat Imam Nawawi dalam siaran pers (Senin, 23/3).
 

 
Selain itu, BMH juga memfasilitasi pengenalan media sosial ini dalam bentuk seminar. Seperti yang baru-baru ini dilakukan di STIE Hidayatullah Depok yang dihadiri ratusan peserta dari berbagai Sekolah Tinggi Ekonomi di kawasan Depok dan Bogor (22/3).
 
Direktur Eksekutif Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Drs. Wahyu Rahman, MM dalam sambutannya mengatakan bahwa dai tidak boleh menganggap remeh dakwah di media sosial.
 
"Sebagai pegiat dakwah, tidak patut kita menganggap media sosial secara tidak proporsional. Memang iya, media sosial banyak digunakan kawula muda. Tetapi fakta lain mengatakan bahwa di tangan generasi mudalah wajah agama ini kedepannya. Dimana mereka eksis, di sana dakwah juga harus semarak,” ujarnya memotivasi peserta.
 
Internet Marketing
 
Agar media sosial juga bisa memberikan nilai tambah, terutama dalam hal pelatihan usaha, BMH menghadirkan pegiat internet marketing dari Depok, Noval Ramsis.
 
Dalam paparannya, Noval yang pernah berkiprah di sebuah perusahaan monitoring analisis media sosial itu menjelaskan bahwa peluang usaha di dunia online terutama via media sosial sangatlah terbuka.
 
"Anda bisa menjadi pengusaha secara langsung melalui dunia online. Prinsipnya Anda punya produk atau jasa yang ditawarkan dan Anda sudah bisa berdagang di internet. Syarat untuk sukses hanya dua, komitmen dan konsisten," paparnya.
 
Dengan kegiatan ini, diharapkan para mahasiswa STIE Hidayatullah Depok yang nantinya akan tugas dakwah di daerah tidak sekadar mampu memanfaatkan media sosial sebagai lahan dakwah, tetapi juga sarana mengasah kemandirian melalui usaha dagang. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya