Berita

ilustrasi

PKS: Pemerintah harus Cek Tanggul-tanggul yang Sudah Tua

SENIN, 23 MARET 2015 | 15:42 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Banjir yang menerjang tujuh kecamatan di Kabupaten Indramayu disebabkan sembilan tanggul jebol pada Senin (16/3) dini hari lalu.

Tanggul-tanggul tersebut, yakni 1 titik di Kecamatan Jatibarang, 1 titik di Kecamatan Kertasemaya, 3 titik di Desa Bodas Kecamatan Tukdana, 3 titik di Desa Rancajawat Kecamatan Tukdana, dan 1 titik di Desa Gadel Kecamatan Tukdana.

Menurut Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Yudi Widiana Adia, jebolnya tanggul di Kabupaten Indramayu tersebut dapat merugikan roda ekonomi nasional.  Karena persis di dekat jalur pantura yang merupakan jalur ekonomi dan logistik nasional.


Demikian disampaikan Yudi saat memimpin rombongan Komisi V DPR RI meninjau dampak dari jebolnya tanggul di Desa Pilangsari, Kabupaten Indramayu, Senin (23/3).

Yudi mengungkapkan, selain disebabkan tingginya curah hujan, jebolnya tanggul juga karena lemahnya peran pemerintah dalam melakukan pemeliharaan tanggul yang sudah memasuki usia tua.

"Kami melihat juga kurang antisipatifnya pemerintah terhadap tanggul-tanggul yang umumnya usia tua. Seperti halnya tanggul Pilangsari yang dibangun tahun 1971," ujar politikus PKS ini.

Karena itu, dia mengingatkan, Pemerintah harus segera melakukan general ceck up terhadap tanggul-tanggul yang sudah tua, agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

"Untuk kasus Indramayu agar segera dituntaskan tanggul darurat dan kemudian disempurnakan menjadi tanggul yang berkekuatan jangka panjang," pungkas Yudi. [zul]

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya