Berita

anies baswedan/net

Bola Gunung Padang Kini di Tangan Anies Baswedan

JUMAT, 20 FEBRUARI 2015 | 10:31 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pada tanggal 18 Oktober tahun lalu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menandatangani Peraturan Presiden 148/2014 tentang Pengembangan, Pelindungan, Penelitian, Pemanfaatan dan Pengelolaan Situs Gunung Padang.

Semua hipotesa riset yang dilakukan Tim Terpadu Riset Mandiri di situs megalitikum Gunung Padang sejak 2011 telah dipertanggungjawabkan secara akademik dan faktual sehingga akhirnya muncul Perpres itu.

Kini TTRM yang diinisiasi Andi Arief menunggu kelanjutan dari pembentukan tim peneliti berskala nasional untuk melanjutkan penelitian dan pemugaran Gunung Padang seperti yang diamanatkan di dalam Perpres.


"Untuk membuka dan memugarnya tim peneliti (TTRM) akan tertib sebagai wargamegara karena secara de facto dan de jure riset ini sudah diambil alih oleh negara. Mudah-mudahan di tengah kesibukannya Menteri Anies Baswedan bisa secepatnya melanjutkan proses ini," ujar Andi Arief dalam keterangan Jumat pagi (20/2).

Dia mengatakan bahwa penelitian di Gunung bersifat bottom-up. Walaupun  dilakukan secara mandiri dalam hal pembiayaan, namun proses penemuan merangkak dari bawah dan mengikuti peraturan dan perundangan, dari mulai pengakuan Pemkab Cianjur, Pemda Jabar, Kemendikbud dan akhirnya Presiden melalui Perpres.

"TTRM sudah berkomunikasi dengan Kemendikbud. Kami berharap pada saat yang tepat, semua yang selama ini adalah misteri di bawah permukaan Gunung Padang akan terang benderang serta memiliki manfaat panjang buat sejarah dan kemakmuran rakyat," kata Andi Arief.

"Lebih dari itu, diharapkan akan membuka pandangan baru bahwa Gunung Padang tidak sendirian, mungkin ada seperti gunung lain di sekitar kita," demikian tutupnya. [dem] 

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Haji Isam Temui Seskab Teddy, Bahas Investasi Pertambangan hingga Hilirisasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:17

Kolombia Ubah Sikap, Kini Akui Kedaulatan Maroko atas Sahara

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:02

KPK Periksa 2 ASN Pemkot Bengkulu dalam Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:01

Jelang Sidang Tahunan MPR, Pemerintah Matangkan Persiapan Pidato Kenegaraan Prabowo

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:56

Bitcoin Menguat Berkat Derasnya Aliran Dana ETF

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:49

Keamanan Data Pajak Jadi Prioritas Usai Kebakaran Bapenda

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:45

Destry Damayanti Resmi Jadi Calon Tunggal Gubernur BI

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:36

Kejagung Periksa 16 Saksi di Kasus BGN, 10 di Antaranya Direktur Perusahaan

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:32

Greenland Tolak Aktivitas Perusahaan AS di Tengah Ancaman Aneksasi Trump

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:27

Gibran Jadi Presiden Solusi atau Petaka?

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya