Berita

Suharso Monoarfa

Duh, Anggota Wantimpres Ini Malah Sibuk Mengurus Konflik Partai

SELASA, 27 JANUARI 2015 | 07:58 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Inisiatif Presiden Joko Widodo mengundang sejumlah tokoh untuk dimintai pertimbangan terkait kemelut yang melanda Kepolisian dan KPK menuai pro dan kontra. Sebagian kalangan masyarakat menilai sebaiknya Presiden cukup meminta nasihat dari anggota Dewan Pertimbangan Presiden yang baru dilantik pekan lalu.

Di tengah kecaman itu ada ironi yang diperlihatkan salah seorang anggota Wantimpres yang malah sibuk mengurus partai. Anggota Wantimpres dimaksud adalah Suharso Monoarfa. Kemarin ia memberikan kesaksian dalam sidang terkait konflik Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di PTUN Jakarta.

Padahal, sesuai UU 19/2006, anggota Wantimpres dilarang merangkap jabatan di partai tertentu dan memberikan keterangan serta pernyataan kepada pihak manapun. Apalagi, Jokowi sendiri juga sudah mengingatkan saat pelantikan untuk menempatkan kepentingan rakyat dan negara di atas kepentingan pribadi maupun golongan tertentu.


Menurut salah seorang Ketua DPP PPP, Sofwat Hadi, kehadiran Suharso sebagai saksi pihak intervensi tergugat menunjukkan ketidaknetralannya.

"Hal ini dianggap tidak mengindahkan pesan moral  perundang-undangan khususnya UU 19/2006 dan imbauan Presiden Jokowi, " ujar mantan anggota DPD RI itu dalam keterangannya.

Menurutnya, Presiden Jokowi dalam situasi seperti sekarang ini perlu mendapat dukungan dari semua pihak. "Jangan justru memperberat beban Presiden dengan perilaku pejabat bawahannya yang aneh-aneh," pungkasnya.

Suharso Monoarfa merupakan Ketua MPP DPP PPP kubu Romahurmuziy. Ia meninggalkan jabatan itu setelah dilantik menjadi anggota Wantimpres. [zul]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cerita Zulhas, Numpang Helikopter TNI ke Bogor

Kamis, 17 September 2026 | 21:47

Hari Transportasi Nasional, Momentum Wujudkan Kedaulatan Energi Bersama Program B50

Kamis, 17 September 2026 | 21:17

Ulasan Buku: Sumbangan Filsafat dari Indonesia untuk Dunia yang Kehilangan Makna

Kamis, 17 September 2026 | 21:15

KPK Amankan Dokumen dan Bukti Elektronik dari Penggeledahan di Kementerian ATR/BPN

Kamis, 17 September 2026 | 20:53

Bahlil Pastikan BUK Pengganti SKK Migas Langsung di Bawah Presiden

Kamis, 17 September 2026 | 20:41

Haji Isam Borong 10 Miliar Saham Bayan Resources

Kamis, 17 September 2026 | 20:21

Prabowo Pimpin Sidang Dewan Energi Nasional, Dorong Persiapan Produksi E50

Kamis, 17 September 2026 | 20:04

Ekoteologi PTKIN Raih Penghargaan UI GreenMetric 2026

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Ratusan Karyawan PT HD Arjuna Tuntut Kembali Bekerja

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Bahlil Akui Kasus Korupsi Fahd A Rafiq Musibah bagi Golkar

Kamis, 17 September 2026 | 19:38

Selengkapnya