Berita

Lewat Agro District, Transmigrasi akan Jadi Kawasan Elite

SENIN, 26 JANUARI 2015 | 19:51 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Program transmigrasi ke depan akan menggunakan paradigma baru dengan konsep Agro District. Konsep yang akan dikembangkan dengan pendekatan arsitektur pola tata ruang pertanian modern ini dimaksudkan agar daerah transmigrasi menjadi kawasan elite.
 
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Marwan Jafar mencetuskan konsep Agro District karena tidak mau penyelenggaraan transmigrasi hanya sekadar menjadi program pengalihan penduduk dari daerah padat ke daerah yang masih sedikit penduduk.

Menurutnya, konsep tersebut akan bisa menjadi daya tarik baru program transmigrasi.


Nanti akan dikembangkan kawasan pertanian organik yang ramah lingkungan, dengan perilaku modern, dengan citra elite,” ujar Menteri Marwan dalam keterangan persnya (Senin, 26/1).

Perubahan konsep penyelenggaraan transmigrasi ini, juga menyesuaikan dengan perkembangan sosial ekonomi dunia di bidang teknologi pertanian.

Penyelenggaraan program transmigrasi harus menyesuaikan dengan perkembangan masyarakat dunia tentang pelestarian lingkungan,” imbuhnya.

Paradigma baru transmigrasi, menurut Marwan, diharapkan bisa mengurangi kepadatan penduduk dan mengurangi angka pengangguran. Dengan menciptakan kawasan transmigrasi sebagai kawasan elit. Calon transmigran tidak perlu malu untuk mengikuti program transmigrasi,” tandasnya. [zul]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cerita Zulhas, Numpang Helikopter TNI ke Bogor

Kamis, 17 September 2026 | 21:47

Hari Transportasi Nasional, Momentum Wujudkan Kedaulatan Energi Bersama Program B50

Kamis, 17 September 2026 | 21:17

Ulasan Buku: Sumbangan Filsafat dari Indonesia untuk Dunia yang Kehilangan Makna

Kamis, 17 September 2026 | 21:15

KPK Amankan Dokumen dan Bukti Elektronik dari Penggeledahan di Kementerian ATR/BPN

Kamis, 17 September 2026 | 20:53

Bahlil Pastikan BUK Pengganti SKK Migas Langsung di Bawah Presiden

Kamis, 17 September 2026 | 20:41

Haji Isam Borong 10 Miliar Saham Bayan Resources

Kamis, 17 September 2026 | 20:21

Prabowo Pimpin Sidang Dewan Energi Nasional, Dorong Persiapan Produksi E50

Kamis, 17 September 2026 | 20:04

Ekoteologi PTKIN Raih Penghargaan UI GreenMetric 2026

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Ratusan Karyawan PT HD Arjuna Tuntut Kembali Bekerja

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Bahlil Akui Kasus Korupsi Fahd A Rafiq Musibah bagi Golkar

Kamis, 17 September 2026 | 19:38

Selengkapnya