Berita

presiden joko widodo/net

Publika

Akankah Jokowi Bernasib Serupa Sinawatra Bersaudara

MINGGU, 25 JANUARI 2015 | 08:09 WIB

PARLEMEN Thailand (Majelis legislatif Nasional) telah memakzulkan PM Yinluck Sinawatra. Ia dituduh melakukan kebijakan skema subsidi beras. Pemerintahannya saat itu membeli harga beras kepada petani melebih harga pasar dinilai merugikan keuangan negara miliaran dolar AS.

Yinluck dikenakan sanksi larangan berpolitk dan bakal menghadap tuntutan hukum. Kakaknya PM Thansin Sinawatra juga mengalami nasib serupa diturunkan ditengah jalan oleh militer dan loyalis monarkhi atas tuduhan korupsi. Berkaca pada tragedi keluarga Sinawatra, bagaimana parlemen dan masyarakat menyikapi posisi Jokowi saat ini.

Baru saja memimpin pemerintahaan 100 hari, Jokowi sudah banyak melakukan tindakan inskonstitusional dan mengancam stabilitas negara. Dari kebijakannya secara gegabah menaikkan harga BBM ditengah pasaran harga minyak dunia sedang jatuh. Meski harga BBM diturunkan namun dampak harga bahan pokok, transportasi angkutan umum, dan harga barang produksi tetap melambung tinggi. Belum lagi carut sengkarut hukum antar lembaga 'KPK dan Polrik. Dampak dari pengusulan presiden Jokowi atas Komjen Pol. BG sebagai Kapolri yang ironisnya kemudian ditetapkan sebagai tersangka atas kepemilikan rekening tidak wajar, dan akhirnya memaksa institusi TNI demi membela kepentingan negara, perlu mengamankan kantor KPK dari serbuan polisi.


Anehnya di tengah kisruh lembaga hukum, Jokowi diam-diam memperpanjang Kontrak Freport. Dengan indikasi kadar pelanggaran yang lebih akut, Akankah Jokowi Bernasib Serupa Sinawatra Bersaudara? Kita nantikan ending dari cerita perwayangan negeri ini. [***]

Beni Pramula
Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Muhamadiyyah

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya