Berita

SBY: Perubahan Dimungkinkan, Asal Tetap Pilkada Langsung

RABU, 21 JANUARI 2015 | 05:44 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Seluruh fraksi di DPR memang menyetujui Perppu 1/2014 tentang Pilkada Langsung menjadi UU. Namun, disertai dengan sejumlah perubahan.

Mantan Presiden SBY mengaku tak ada masalah apabila sejumlah fraksi mengusulkan perbaikan atau perubahan-perubahan tertentu. (Baca: Inilah Beberapa Opsi Revisi UU Pilkada dari DPR)

"Bagi saya perubahan itu dimungkinkan. Tapi yang penting sistem pilkada langsung itu tidak boleh berubah," ungkap SBY melalui video yang diunggah di Youtube lalu disebarkan melalui akun twitternya, @SBYudhoyono, Selasa malam (20/1).


SBY juga tak menampik akan ditemukan sejumlah kesulitan apabila Perppu yang telah jadi UU itu langsung diterapkan untuk Pilkada langsung secara serentak. Makanya, tak menutup kemungkinan kalau ada perbaikan.

"Saya masih ingat Perppu ini sebenarnya saya serahkan ke DPR RI ketika saya masih menjadi Presiden RI, 3,5 bulan lalu. Karena baru sekarang diterima dan disetujui DPR RI tentunya dikaitkan dengan pilkada serentak pada bulan September tahun ini, saya pahami ada kesulitan teknis untuk penyiapannya," beber SBY.

"Kalau itu ingin dilakukan peninjauan kembali atau hal-hal seperti itu barang kali bisa saja diterima. Tapi yang penting prosesnya harus benar. Kemudian merupakan suara dari DPR sendiri semuanya, sambil sungguh mendengarkan aspirasi rakyat," sambungnya.

Karena sekali lagi, dia mengingatkan, rakyat ingin pemilihan umum termasuk pilkada yang selama ini telah berada tingkatan yang baik bisa dibikin lebih baik lagi. "(Hal ini, red) untuk kepentingan demokrasi dan untuk kepentingan saudara-saudara kita rakyat Indonesia," demikian SBY. [zul]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cerita Zulhas, Numpang Helikopter TNI ke Bogor

Kamis, 17 September 2026 | 21:47

Hari Transportasi Nasional, Momentum Wujudkan Kedaulatan Energi Bersama Program B50

Kamis, 17 September 2026 | 21:17

Ulasan Buku: Sumbangan Filsafat dari Indonesia untuk Dunia yang Kehilangan Makna

Kamis, 17 September 2026 | 21:15

KPK Amankan Dokumen dan Bukti Elektronik dari Penggeledahan di Kementerian ATR/BPN

Kamis, 17 September 2026 | 20:53

Bahlil Pastikan BUK Pengganti SKK Migas Langsung di Bawah Presiden

Kamis, 17 September 2026 | 20:41

Haji Isam Borong 10 Miliar Saham Bayan Resources

Kamis, 17 September 2026 | 20:21

Prabowo Pimpin Sidang Dewan Energi Nasional, Dorong Persiapan Produksi E50

Kamis, 17 September 2026 | 20:04

Ekoteologi PTKIN Raih Penghargaan UI GreenMetric 2026

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Ratusan Karyawan PT HD Arjuna Tuntut Kembali Bekerja

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Bahlil Akui Kasus Korupsi Fahd A Rafiq Musibah bagi Golkar

Kamis, 17 September 2026 | 19:38

Selengkapnya