Berita

Gede Pasek: Suatu Saat Kita akan Bertemu dengan Pergerakan Tuhan

SELASA, 20 JANUARI 2015 | 03:45 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Aktivis dan pengurus Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) diingatkan untuk terus bergerak. Hal ini sesuai dengan pesan yang disampaikan pendiri PPI, Anas Urbaningrum.

"Harus diingat bahwa Tuhan tidak tidur, Tuhan juga terus bergerak. Ketika kita bergerak, Tuhan juga bergerak, pasti suatu saat kita akan bertemu dengan pergerakan Tuhan," jelas Sekjen Pimpinan Nasional PPI, Gede Pasek Suardika, saat melantik Pimcab PPI Kabupaten dan Kota Malang Minggu kemarin.

Hadir dalam acara tersebut di antaranya rombongan Pimnas PPI lainnya, Ma'mun Murod Al-Barbasy, Alfan Alfian, Andy Soebyakto, Ian Zulfikar, Sri Mulyono dan Firman Wijaya (pengacara Anas Urbaningrum. Selain itu juga hadir jajaran Pimda PPI Jawa Timur dan perwakilan Pimcab se-Jatim.


Dalam kesempatan itu, Pasek juga menyoroti kondisi kebangsaan saat ini. Dia menjelaskan, sejarah mencatat bahwa Bangsa Indonesia jauh sebelum kemerdekaan sudah begitu maju. Terbukti-terbukti kerajaan-kerajaan ada di Nusantara seperti Majapahit, Singosari, Sriwijaya sampai "menjajah" hingga Kamboja, Myanmar.

"Padahal saat itu belum ada insinyur, belum ada profesor," jelas anggota DPD RI ini.

Namun sayangnya, sekarang posisi Indonesia justru mengalami keterbelakangan. Karena itu menurutnya, pasti ada yang salah dalam proses pembangunan Indonesia.

"Saat ini kita asyik membangun badan. Tapi abai membangun jiwa. Maka hasilnya seperti seperti yang terlihat saat ini. Padahal pesan lagu Indonesia Raya itu 'bangunlah jiwanya, bangunlah badannya, untuk Indonesia Raya'. Itu pesan lagu kebangsaan kita," tegas senator asal Bali ini.

Rangkaian pelantikan diakhiri dengan acara Sarasehan dengan tema, "Membangun Indonesia dari Desa". Hadir sebagai pembicara Gede Pasek Suardika dan Guru Besar Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Malang, Prof.  Mas'ud Said.  [zul]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cerita Zulhas, Numpang Helikopter TNI ke Bogor

Kamis, 17 September 2026 | 21:47

Hari Transportasi Nasional, Momentum Wujudkan Kedaulatan Energi Bersama Program B50

Kamis, 17 September 2026 | 21:17

Ulasan Buku: Sumbangan Filsafat dari Indonesia untuk Dunia yang Kehilangan Makna

Kamis, 17 September 2026 | 21:15

KPK Amankan Dokumen dan Bukti Elektronik dari Penggeledahan di Kementerian ATR/BPN

Kamis, 17 September 2026 | 20:53

Bahlil Pastikan BUK Pengganti SKK Migas Langsung di Bawah Presiden

Kamis, 17 September 2026 | 20:41

Haji Isam Borong 10 Miliar Saham Bayan Resources

Kamis, 17 September 2026 | 20:21

Prabowo Pimpin Sidang Dewan Energi Nasional, Dorong Persiapan Produksi E50

Kamis, 17 September 2026 | 20:04

Ekoteologi PTKIN Raih Penghargaan UI GreenMetric 2026

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Ratusan Karyawan PT HD Arjuna Tuntut Kembali Bekerja

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Bahlil Akui Kasus Korupsi Fahd A Rafiq Musibah bagi Golkar

Kamis, 17 September 2026 | 19:38

Selengkapnya