Berita

benny k. harman

Tinggal 4 Pimpinan, KPK Kehilangan Legalitas Ambil Tindakan Hukum

KAMIS, 15 JANUARI 2015 | 11:14 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Fraksi Demokrat tetap ingin pemilihan pimpinan KPK dilakukaan saat ini. Jangan sampai ditunda sampai Desember 2015.

"Kami mengajukan pendapat supaya dilakukan pemilihan satu dari dua nama yang sudah diajukan pemerintah," jelas anggota Fraksi Demokrat, Benny K. Harman dalam Sidang Paripurna DPR pagi ini (Kamis, 15/1).

Pimpinan KPK saat ini tinggal 4 orang setelah Busro Muqoddas habis masa jabatannya. Sementara Presiden sudah mengajukan dua nama, yaitu Busyro Muqoddas dan Robby Arya Brata sebagai calon pimpinan KPK.


Keduanya telah mengikuti uji kelayakan dan kepatutan. Namun, Komisi III DPR memutuskan pemilihan ditunda sampai Desember 2015. Agar bersama-sama dengan pergantian pimpinan KPK lainnya yang masa jabatannya akan berakhir Desember mendatang.

Melanjutkan keterangannya, Benny menegaskan, lima pimpinan KPK itu merupakan perintah UU.  "Ini buka soal efektifitas. Tapi masalah legalitas. Inilah alasan pokok kenapa kami meminta dilakukan pemilihan untuk memenuhi kewajiban adanya lima pimpinan KPK," tegasnya.

Dengan demikian, dia mengingatkan, kalau hanya empat pimpinan KPK, akan mempunyai akibat hukum tidak sahnya putusan hukum yang diambil. "Kehilangan legalitas untuk mengambil tindakan hukum, terutama yang represif," tandasnya. [zul]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cerita Zulhas, Numpang Helikopter TNI ke Bogor

Kamis, 17 September 2026 | 21:47

Hari Transportasi Nasional, Momentum Wujudkan Kedaulatan Energi Bersama Program B50

Kamis, 17 September 2026 | 21:17

Ulasan Buku: Sumbangan Filsafat dari Indonesia untuk Dunia yang Kehilangan Makna

Kamis, 17 September 2026 | 21:15

KPK Amankan Dokumen dan Bukti Elektronik dari Penggeledahan di Kementerian ATR/BPN

Kamis, 17 September 2026 | 20:53

Bahlil Pastikan BUK Pengganti SKK Migas Langsung di Bawah Presiden

Kamis, 17 September 2026 | 20:41

Haji Isam Borong 10 Miliar Saham Bayan Resources

Kamis, 17 September 2026 | 20:21

Prabowo Pimpin Sidang Dewan Energi Nasional, Dorong Persiapan Produksi E50

Kamis, 17 September 2026 | 20:04

Ekoteologi PTKIN Raih Penghargaan UI GreenMetric 2026

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Ratusan Karyawan PT HD Arjuna Tuntut Kembali Bekerja

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Bahlil Akui Kasus Korupsi Fahd A Rafiq Musibah bagi Golkar

Kamis, 17 September 2026 | 19:38

Selengkapnya