Berita

Hatta Rajasa

JELANG KONGRES PAN

23 DPD PAN Se-Sumut Pendukung Hatta Rajasa Ingin Pemilihan Langsung

SABTU, 03 JANUARI 2015 | 09:55 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Partai Amanat Nasional (PAN) akan menggelar Kongres pada Maret mendatang di Bali. Mayoritas DPD PAN Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara ingin pemilihan ketua umum tersebut digelar secara langsung oleh peserta, bukan melalui formatur.

"Jangan sampai hak peserta dipasung. Apalagi PAN ini pelopor demokrasi. Itu yang berkembang dalam rapat. Tapi kalau soal Pak Amien Rais tetap jadi Ketua MPP tidak ada yang keberatan," jelas Bendahara DPW PAN Sumut, Usman Hasibuan, dalam keterangannya (Sabtu, 3/1).

Usman mengakui pada pada 27-28 Desember 2014 lalu DPW PAN menggelar Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil) di Siantar yang juga dihadiri DPD Kabupaten/Kota. Meski sebenarnya, dalam AD/ART PAN tidak dikenal istilah Rapimwil.


"Namun karena mau menghadapi Rakernas, oleh Ketua DPW dibuat kebijakan untuk meminta input apa yang akan dibawa ke Rakernas. Diundang DPD-DPD," jelasnya. (Baca: Usul Perubahan Pemilihan Ketum, PAN Sumut Ingin Amien Rais Tetap Ketua MPP)

Dalam Rapimwil tersebut, pihak DPW menyiapkan draft perubahan sistem pemilihan ketua umum dari pemilihan langsung menjadi melalui sistem formatur. Namun tidak ada pengambil keputusan dalam Rapimwil, apakah setuju atau tidak dengan rekomendasi DPW PAN tersebut.

DPD-DPD tak keberatan karena itu hanya sekadar usulan, apalagi mereka tidak ingin hal itu menjadi silang sengkarut. "Namun rata-rata tidak setuju (dengan sistem formatur)," jelasnya.

Usman menambahkan, dalam Rapimwil tidak dibahas siapa calon yang akan didukung dalam Kongres Maret mendatang di Bali. Namun, mayoritas DPD sudah menyatakan akan mendukung Hatta Rajasa untuk kembali menjadi ketua umum.

Dukungan itu disampaikan dalam sebuah pertemuan yang diinisiasi Ketua DPD Kota Medan. Dalam pertemuan itu, hadir 23 dari 33 DPD se-Sumut. "Saya kebetulan hadir," imbuhnya.

Setidaknya ada dua alasan kenapa mereka ingin PAN tetap dipimpin mantan Menko Perekonomian tersebut. Pertama, suara PAN di bawah kepemimpinan Hatta Rajasa meningkat secara nasional.

Kedua, Hatta Rajasa dinilai akan fokus untuk membesarkan partai berlambang matahari biru itu. Karena saat ini, Hatta tidak lagi duduk di pemerintahan atau di lembaga negara lainnya. "Apalagi sekarang dia tidak lagi menjabat. Jadi Pak Hatta akan jauh lebih fokus lagi untuk memimpin PAN, kalau dia bersedia," tandasnya. [zul]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cerita Zulhas, Numpang Helikopter TNI ke Bogor

Kamis, 17 September 2026 | 21:47

Hari Transportasi Nasional, Momentum Wujudkan Kedaulatan Energi Bersama Program B50

Kamis, 17 September 2026 | 21:17

Ulasan Buku: Sumbangan Filsafat dari Indonesia untuk Dunia yang Kehilangan Makna

Kamis, 17 September 2026 | 21:15

KPK Amankan Dokumen dan Bukti Elektronik dari Penggeledahan di Kementerian ATR/BPN

Kamis, 17 September 2026 | 20:53

Bahlil Pastikan BUK Pengganti SKK Migas Langsung di Bawah Presiden

Kamis, 17 September 2026 | 20:41

Haji Isam Borong 10 Miliar Saham Bayan Resources

Kamis, 17 September 2026 | 20:21

Prabowo Pimpin Sidang Dewan Energi Nasional, Dorong Persiapan Produksi E50

Kamis, 17 September 2026 | 20:04

Ekoteologi PTKIN Raih Penghargaan UI GreenMetric 2026

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Ratusan Karyawan PT HD Arjuna Tuntut Kembali Bekerja

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Bahlil Akui Kasus Korupsi Fahd A Rafiq Musibah bagi Golkar

Kamis, 17 September 2026 | 19:38

Selengkapnya