Berita

presiden joko widodo/net

Presiden Jokowi: Nabi Muhammad Tauladan Kita dalam Menjalani Hidup

SABTU, 03 JANUARI 2015 | 08:59 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Nabi Muhammad SAW dilahirkan dalam keadaan yatim. Karena ayahnya, Abdullah, sudah meninggal dunia sejak dia masih dalam kandungan.

Sementara ibunya, Aminah, meninggal dunia saat dia berumur 6 tahun. Karena itu, sejak masih belia Rasulullah sudah menjadi yatim piatu.

Terkait dalam peringatan hari kelahiran Nabi setiap tanggal 12 Rabiul Awal yang jatuh hari ini (Sabtu, 3/1), Presiden Joko Widodo mengajak rakyat Indonesia untuk menghargai anak yatim.


"Di balik kegembiraan mengenang kelahiran Nabi Besar Muhammad SAW ada pesan yang terkandung yaitu hargailah anak yatim, karena Nabi lahir sebagai anak yatim, ayahnya Abdullah wafat sebelum beliau lahir, anak yatim adalah amanah baik kepada seseorang ataupun kepada masyarakat. Menyia-nyiakan anak yatim sangat berdosa," jelas Presiden pagi ini.

Selain itu pula, sambung Presiden, Nabi tumbuh besar dalam kesederhanaan, bahkan sampai kemenangan Islam menaklukkan Mekkah dari suku Quraisy, Nabi tetap memerah susu kambing, menjahit bajunya sendiri dan mengenakan pakaian sederhana. Karena itu, kata Presiden mengingatkan, sikap tawadhu, rendah hati Nabi dan keikhlasannya menjalankan amanah Allah SWT adalah tauladan bagi kita untuk menjalani hidup ini.

"Selamat atas milad Nabi Besar Muhammad SAW, yang jatuh di tiap tanggal 12 Rabiul Awal. Hari mengenang kelahiran Nabi Besar Muhammad SAW disebut sebagai Maulid Nabi," ucapnya.

Dia menambahkan, dalam penanggalan Jawa yang disusun Sultan Agung Hanyokrokusumo bulan Rabiul Awal disebut juga bulan Mulud. Dan biasanya di bulan itu diadakan sekatenan di halaman keraton baik di Solo dan di Yogyakarta. "Sekatenan bisa disebut sebagai pesta rakyat untuk menyambut kelahiran Nabi Besar Muhammad SAW," tandasnya. [zul]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cerita Zulhas, Numpang Helikopter TNI ke Bogor

Kamis, 17 September 2026 | 21:47

Hari Transportasi Nasional, Momentum Wujudkan Kedaulatan Energi Bersama Program B50

Kamis, 17 September 2026 | 21:17

Ulasan Buku: Sumbangan Filsafat dari Indonesia untuk Dunia yang Kehilangan Makna

Kamis, 17 September 2026 | 21:15

KPK Amankan Dokumen dan Bukti Elektronik dari Penggeledahan di Kementerian ATR/BPN

Kamis, 17 September 2026 | 20:53

Bahlil Pastikan BUK Pengganti SKK Migas Langsung di Bawah Presiden

Kamis, 17 September 2026 | 20:41

Haji Isam Borong 10 Miliar Saham Bayan Resources

Kamis, 17 September 2026 | 20:21

Prabowo Pimpin Sidang Dewan Energi Nasional, Dorong Persiapan Produksi E50

Kamis, 17 September 2026 | 20:04

Ekoteologi PTKIN Raih Penghargaan UI GreenMetric 2026

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Ratusan Karyawan PT HD Arjuna Tuntut Kembali Bekerja

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Bahlil Akui Kasus Korupsi Fahd A Rafiq Musibah bagi Golkar

Kamis, 17 September 2026 | 19:38

Selengkapnya