Berita

Kombes Rikwanto

Tahun Baru, 11 Pencopet di Bundaran HI Ditangkap

KAMIS, 01 JANUARI 2015 | 05:11 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Malam pergantian tahun yang dirayakan warga Jakarta di kawasan Bundaran Hotel Indonesia dicemarkan oleh aksi pencurian. Beruntung, aparat yang berpatroli berhasil  menangkap 11 pencopet yang beraksi di kerumunan warga.

Demikian disampaikan Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto kepada sejumlah media di sekitar kawasan Bundaran HI Jakarta, Kamis dini hari.

Selain kasus kecopetan, Rikwanto mengatakan terdapat 12 laporan kehilangan warga yang didominasi anak-anak berusia tujuh tahun hingga 12 tahun. "Tapi sudah ketemu dengan anggota keluarga mereka," katanya.


Meski begitu dia mengakui, kasus copet di Bundaran HI pada pergantian tahun kali ini berkurang dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 30 kasus. Angka pencurian bisa ditekan karena Polda Metro Jaya memasang batas pagar besi yang mengelilingi kolam Bundaran HI dan lampu sorot yang menerangi kerumunan warga.

"Dengan batas pagar besi seperti terdapat dalam konser musik itu, kami dapat segera menangkap copet ataupun menemukan anggota keluarga yang hilang," ucapnya seperti dikutip dari Antara.

Rikwanto mengatakan sebanyak 4.916 personil polisi dari Polda Metro Jaya bertugas di sepanjang jalan Sudirman dan M.H. Thamrin Jakarta Pusat untuk mengamankan penyelenggaraan Jakarta Night Festival (JNF) 2015 yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

"Operasi Lilin oleh Polda Metro Jaya sejak Natal 2014 hingga Tahun Baru 2015 sampai saat ini aman dan lancar serta tidak ada kasus-kasus menonjol kecuali seperti copet di Bundaran HI ini," katanya.

Sementara, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau yang akrab disapa Ahok mengimbau warga yang hadir dalam JNF 2015 di Bundaran HI untuk mematuhi tata tertib berlalu-lintas menyusul jumlah korban kecelakaan lalu-lintas di Jakarta mencapai 800 orang.

"Mari kita doakan kepada mereka yang mengalami musibah agar diberi kekuatan," ajak Ahok kepada warga untuk menghormati korban-korban bencana dan kecelakaan di Indonesia. [zul]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cerita Zulhas, Numpang Helikopter TNI ke Bogor

Kamis, 17 September 2026 | 21:47

Hari Transportasi Nasional, Momentum Wujudkan Kedaulatan Energi Bersama Program B50

Kamis, 17 September 2026 | 21:17

Ulasan Buku: Sumbangan Filsafat dari Indonesia untuk Dunia yang Kehilangan Makna

Kamis, 17 September 2026 | 21:15

KPK Amankan Dokumen dan Bukti Elektronik dari Penggeledahan di Kementerian ATR/BPN

Kamis, 17 September 2026 | 20:53

Bahlil Pastikan BUK Pengganti SKK Migas Langsung di Bawah Presiden

Kamis, 17 September 2026 | 20:41

Haji Isam Borong 10 Miliar Saham Bayan Resources

Kamis, 17 September 2026 | 20:21

Prabowo Pimpin Sidang Dewan Energi Nasional, Dorong Persiapan Produksi E50

Kamis, 17 September 2026 | 20:04

Ekoteologi PTKIN Raih Penghargaan UI GreenMetric 2026

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Ratusan Karyawan PT HD Arjuna Tuntut Kembali Bekerja

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Bahlil Akui Kasus Korupsi Fahd A Rafiq Musibah bagi Golkar

Kamis, 17 September 2026 | 19:38

Selengkapnya