Berita

Supaya Fokus, Ketua Umum PAN Tidak Menjabat di Lembaga Negara

KAMIS, 01 JANUARI 2015 | 04:39 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Ketua Umum DPP PAN periode 2015-2020 idealnya tidak memiliki jabatan di pemerintah maupun lembaga tinggi negara lainnya.

Sehingga dapat serius mengurus dan membesarkan partai serta bebas dari belenggu berbagai kepentingan dan tekanan, baik dari luar maupun dari dalam.

"Karena ketua umum partai harus mengabdikan dirinya selama 24 jam untuk memperjuangkan kepentingan rakyat. Ketua umum harus berdiri diatas dan untuk semua golongan," tegas politikus muda PAN, Kuntun Basa, (Kamis, 1/1).


Apalagi saat ini hampir semua ketua umum partai tidak ada yang duduk di pemerintahan dan lembaga tinggi negara. Sekalipun pendukung Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Seperti Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Ketua Umum DPP Partai Nasdem Surya Paloh, Ketua Umum Hanura Wiranto, Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie, serta Presiden PKS Anis Matta.

"Mereka semua tidak satupun menjabat di pemerintahan maupun lembaga tinggi negara. Hemat saya PAN harus banyak belajar dari parpol-parpol lain," ungkap Ketua Umum Garda Muda Nasional, sayap PAN ini.

Di samping GMN mensyaratkan nakhoda PAN ke depan harus sosok yang mengayomi dan diterima berbagai kelompok, mampu menyelesaikan berbagai persoalan.  "Di PAN sendiri sebetulnya banyak tokoh-tokoh yang layak dan cocok, salah satunya Bang Hatta Rajasa," tandasnya.

Selain Hatta Rajasa, calon lain yang disebut-sebut bakal maju dalam Kongres PAN Maret mendatang adalah Zulkifli Hasan. Besar tokoh PAN Amien Rais itu saat ini menjabat Ketua MPR RI. [zul]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cerita Zulhas, Numpang Helikopter TNI ke Bogor

Kamis, 17 September 2026 | 21:47

Hari Transportasi Nasional, Momentum Wujudkan Kedaulatan Energi Bersama Program B50

Kamis, 17 September 2026 | 21:17

Ulasan Buku: Sumbangan Filsafat dari Indonesia untuk Dunia yang Kehilangan Makna

Kamis, 17 September 2026 | 21:15

KPK Amankan Dokumen dan Bukti Elektronik dari Penggeledahan di Kementerian ATR/BPN

Kamis, 17 September 2026 | 20:53

Bahlil Pastikan BUK Pengganti SKK Migas Langsung di Bawah Presiden

Kamis, 17 September 2026 | 20:41

Haji Isam Borong 10 Miliar Saham Bayan Resources

Kamis, 17 September 2026 | 20:21

Prabowo Pimpin Sidang Dewan Energi Nasional, Dorong Persiapan Produksi E50

Kamis, 17 September 2026 | 20:04

Ekoteologi PTKIN Raih Penghargaan UI GreenMetric 2026

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Ratusan Karyawan PT HD Arjuna Tuntut Kembali Bekerja

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Bahlil Akui Kasus Korupsi Fahd A Rafiq Musibah bagi Golkar

Kamis, 17 September 2026 | 19:38

Selengkapnya