Berita

Riky Widianto/Richi Puspita Dili

Olahraga

Riky/Richi Menang WO

Lolos Perempat Final Hongkong Terbuka 2014
JUMAT, 21 NOVEMBER 2014 | 10:19 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Sejauh ini wakil-wakil Indo­ne­sia di Turnamen Hongkong Ter­buka 2014 masih bertahan. Tiga pasangan ganda Garuda ber­hasil melaju ke perempat final.

Pasangan ganda putri Greysia Polii/Nitya Krishinda Mahes­wari sukses mengalahkan pasa­ng­an Singapura, Yu Yan Vanessa Neo/Shinta Mulia Sari dua gim lang­sung 21-15, 21-13 di babak ke­dua, Hongkong Coliseum, Kow­loon, kemarin.

Kemenangan ini menjadi ke­menangan pertama Greysia/Nitya atas pasangan baru Singa­pura ini. Meski menang, Greysia memuji permainan lawannya.


Kombinasi Shinta/Yao me­mang lebih solid, karena mereka rangkingnya sudah bagus dan le­bih banyak pengalaman,” ka­ta­nya kepada badmintonindonesia.

Sedangkan Nitya membeber­kan jurus mengalahkan Shinta/Yao. Dari awal permainan, ka­mi langsung bermain menye­rang, karena kalau sudah dise­rang lebih dulu akan sulit,” ucapnya.

Sebelumnya, ganda campuran anyar, Tontowi Ahmad/Debby Su­santo sukses menekuk ganda Thailand, Sudket Prapakamol/Saralee Thoungthongkam dua gim langsung 21-16, 21-14.

Permainan all out Owi/Debby tak mampu diimbangi lawannya yang notabene unggulan dela­pan. Pasangan Sudket/ Saralee itu juga bukan lawan semba­ra­ngan. Saat berpasangan dengan Liliyana Natsir, Owi pernah di­ka­lahkan ganda campuran rang­king sembilan dunia ini pada ajang Djarum Indonesia Open Super Series Premier 2012.

Langkah mulus juga dilalui pasangan Riky Widianto/Richi Puspita Dili. Bahkan pasangan muda ini tanpa harus memeras ke­ringat. Mereka walk over (WO) atas pasangan Korsel, Ko Sung Hyun/Kim Ha Na yang memu­tuskan mundur setelah Kim meng­alami cidera.

Sementara ganda campuran lainnya, Praveen Jordan/Liliyana Natsir bernasib lain. Menjalani debut bersama di turnamen kali ini, Praveen/Liliyana gagal di ba­bak kedua setelah dibekuk pa­sa­ngan Inggris, Chris Adcock/Ga­brielle Adcock dengan skor 18-21, 11-21. ***

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Negara Hadir, Penanganan Gempa NTT Dilakukan Cepat dan Terkoordinasi

Minggu, 16 Agustus 2026 | 00:26

Legislator PDIP Anggap Semu Keberhasilan Swasembada Pangan Pemerintah

Minggu, 16 Agustus 2026 | 00:18

Anggota PJ91 Gelar Plogging di Lapangan Utama Jamnas 2026

Minggu, 16 Agustus 2026 | 00:01

Dinamika Internal Organisasi Jelang Muktamar NU Makin Panas

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:46

HNI Berkontribusi dalam Gerakan Perekonomian dan Serap Tenaga Kerja

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:38

Program Prabowo Perkuat Layanan Kesehatan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:23

Tantangan Membangun Sistem Pertahanan Udara Nasional

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:00

Transformasi BRI Tuai Pengakuan Global

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:52

Dampak Gempa NTT, Wings Air Batalkan 8 Penerbangan di Ende

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:28

Pemerintah Kerahkan Personel Gabungan ke Daerah Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:50

Selengkapnya