Berita

Suryadharma Ali

Wawancara

WAWANCARA

Suryadharma Ali: Tempuh Jalur Hukum & Politik Sekaligus, Agar Konflik PPP Tuntas

SENIN, 17 NOVEMBER 2014 | 06:44 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Ada dua jalur yang akan dijalani untuk menyelesaikan konflik berkepanjangan di internal Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Kami sedang konsolidasi dan menempuh dua jalur. Yakni jalur hukum dan politik sekaligus untuk menyelesaikan konflik,” kata bekas Ketua Umum PPP, Suryadharma Ali (SDA) kepada Rakyat Merdeka, Kamis (13/11).

Jalur hukum, lanjut SDA,  me­lakukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Se­dangkan jalur politik, denngan melan­car­kan lobi-lobi ke DPR.


Kami menempuh langkah ini mungkin hingga interpelasi. Ka­mi berharap selesai dalam 3 bu­lan. Semua harus ikut kepu­tusan pengadilan,” paparnya.

Berikut kutipan se­leng­kapnya:

Bagaimana Kondisi PPP terakhir pasca penundaan SK Kemenkumham?
Kita solid. Kita sedang melaku­kan konsolidasi dan menempuh dua jalur itu.

Tanggapan Anda terhadap putusan Menkumham?
Menurut penilaian kami itu (pengesahan kepengurusan PPP)  bukan  berdasarkan hukum. Tapi berdasarkan kekuasaan. Kami melihat ada unsur pelanggaran UU dan penyalahgunaan wewe­nang oleh Menkumham.

Harapan pada Men­kum­ham?
Berharap Menkumhan menya­dari kekeliruan dan mencabut ke­pu­tusannya. Ini tidak akan men­jadikan polemik berkepanjangan

O ya, Anda melaporkan Ke­tua Umum PPP versi Muk­tamar Surabaya, Roma­hur­muziy ke Mabes Polri, kenapa?
Saya melaporkannya ke Bares­krim karena telah terjadi pen­cemaran nama baik dan peng­gunaan foto saya tanpa izin yang dilakukan oleh saudara Romy (Romahurmuziy)  dan Emron Pangkapi saat Muktamar tidak sah di Surabaya 15 Oktober hing­g­a 18 Oktober 2014 lalu. Saya menegaskan bahwa foto itu juga merupakan bentuk mani­pulasi.

Apa yang dicemarkan dari foto itu kan Anda Ketua Umum?
Romy dan Emron selaku pe­laksana Muktamar  di Surabaya menggunakan foto saya tanpa izin.

Kenapa hal tersebut baru dipersoalkan akhir-akhir ini?
Karena itu sebuah bentuk ma­ni­­­pulasi agar publik mengar­tikan bah­­wa saya penyelenggara Muk­ta­­mar itu. Padahal saya bukan pe­nye­lenggara dan tidak memberi izin.

Bukankah yang datang itu pendukung Romy dan Emron?

Foto itu mengecoh publik dan kader PPP, sehingga mereka mau da­tang.  Makanya saya meng­gu­gat atas pencemaran nama baik.

Memanipulasi foto saya untuk kepentingan Romi. Dengan di­munculkan atau memasang foto itu seolah olah saya ber­ini­sia­tif dan menyetujui Muktamar yang menghasilkan dan me­nyetujui Romi menjadi ketua umum. ***

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya