Berita

Viktor Orban/net

Dunia

PM Hungaria Tepis Isu Dicekal Masuk AS

SABTU, 15 NOVEMBER 2014 | 10:19 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Perdana Menteri Hungaria Viktor Orban menepis isu yang menyebut bahwa adanya larangan untuk dirinya masuk ke Amerika Serikat karena tuduhan korupsi.

Tuduhan itu muncul pada Kamis (13/11) ketika ada sebuah dokumen yang disebut-sebut dikeluarkan oleh Kedutaan Besar Amerika Serikat di Budapest menyebutkan adanya enam daftar pejabat tinggi Hungaria yang dilarang masuk ke negeri Peman Sam.

"Itu hanya secarik kertas. Kami diberi kertas yang merupakan daftar tuduhan yang telah kita dengar dari partai-partai oposisi selama empat tahun terakhir. Jika bukan dalam bahasa Inggris, saya akan berpikir itu ditulis oleh partai-partai oposisi," kata Orban, seperti dikutip AFP (Jumat, 14/11).


Dokumen yang beredar itu sendiri dikabarkan tidak tertera adanya stempel resmi ataupun kop surat.

Orban sendiri menekankan bahwa Hungaria dan Amerika Serikat tetap merupakan mitra yang baik.

"Antara kita ada hubungan yang mendalam mengenai politik, kemitraan ekonomi, dan saling menghormati budaya," demikian Orban. [mel]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Olah TKP Freeport

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:16

Rismon Rela Dianggap Pengkhianat daripada Menyembunyikan Kebenaran

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:14

Bandung Dalam Diplomasi Konfrontasi dan Kemunafikan Diplomasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:05

Roy Suryo Tegaskan Permintaan Maaf Rismon ke Jokowi Bersifat Pribadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:00

KPK Panggil Pengusaha James Mondong dalam Kasus Suap Impor di Bea Cukai

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:54

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:47

EMAS Rampungkan Fase Konstruksi, Fokus Kejar Target Produksi

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:40

DPR Jangan Pilih Lagi Anggota KPU yang Tak Profesional!

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:29

Kapolri dan Panglima TNI Pantau Pelabuhan Merak Via Helikopter

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:23

Trump Yakin Pemimpin Baru Iran Masih Hidup tapi Terluka Parah

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:17

Selengkapnya