Berita

foto:reuters

Dunia

Pemerintah Kuba Larang Parfum Ernesto dan Hugo Beredar

MINGGU, 28 SEPTEMBER 2014 | 11:35 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Sebuah perusahaan farmasi dan kimia Kuba berencana memproduksi minyak wangi Ernesto dan Hugo.

Kedua wangi tersebut berasal dari nama mendiang pahlawan  revolusioner Ernesto "Che" Guevara dan mantan presiden Venezuela Hugo Chavez. Menurut Direktur PT. Labiofam, Mario Valdes, nama produk itu sebagai penghormatan kepada Guevara dan Chavez.

"Mereka adalah orang-orang yang pantas dihargai dan dihormati," katanya, seperti dikutip Reuters (Minggu, 28/9).


Namun, pemerintah Kuba telah melarang rencana tersebut. Meski proyek tersebut dianggap menghormati dua simbol "suci" revolusioner, Komite Eksekutif Dewan Menteri mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa proyek tersebut adalah sebuah kesalahan besar.

"Inisiatif ini tidak akan pernah diterima oleh orang-orang kami maupun oleh pemerintahan revolusioner. Simbol-simbol kemarin, hari ini, dan selamanya semuanya suci," begitu kata pernyataan tersebut.[wid]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Olah TKP Freeport

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:16

Rismon Rela Dianggap Pengkhianat daripada Menyembunyikan Kebenaran

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:14

Bandung Dalam Diplomasi Konfrontasi dan Kemunafikan Diplomasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:05

Roy Suryo Tegaskan Permintaan Maaf Rismon ke Jokowi Bersifat Pribadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:00

KPK Panggil Pengusaha James Mondong dalam Kasus Suap Impor di Bea Cukai

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:54

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:47

EMAS Rampungkan Fase Konstruksi, Fokus Kejar Target Produksi

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:40

DPR Jangan Pilih Lagi Anggota KPU yang Tak Profesional!

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:29

Kapolri dan Panglima TNI Pantau Pelabuhan Merak Via Helikopter

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:23

Trump Yakin Pemimpin Baru Iran Masih Hidup tapi Terluka Parah

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:17

Selengkapnya