Berita

ilustrasi;net

Dunia

Jadi Target ISIS, Polisi Berpakaian Preman Disebar di Ibukota

MINGGU, 21 SEPTEMBER 2014 | 17:38 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Albania menjadi target serangan ISIS seiring kedatangan Paus Fransiskus ke negeri tersebut pada hari ini (Minggu, 21/9).

Untuk mengantisipasi hal ini, pemerintah meningkatkan keamanan negara. Sejumlah polisi berpakaian preman disebar di seluruh jalan-jalan di Ibukota Tirana, sementara 2.500 petugas juga dikerahkan guna meminimalisir adanya ancaman terhadap pemimpin Katolik dunia itu.

"Siaga pasukan polisi berada pada tingkat tertinggi. Sejumlah besar polisi akan memantau semua kegiatan selama Paus berada di sini," kata Menteri Dalam Negeri Albania, Saimir Tahiri kepada AFP (Minggu, 21/9).


Isu target serangan ISIS bergulir setelah Duta Besar Irak untuk Vatikan, Habeeb Al-Sadr menyatakan bahwa Paus asal Argentina itu menjadi target pembunuhan ISIS.

"Paus bisa saja terancam baik di negara-negara Muslim, maupun di Inggris, Amerika Serikat, bahkan di Roma itu sendiri," kata Al Sadr Selasa (16/9) lalu.

Paus dijadwalkan akan membuat kunjungan singkat selama 11 jam ke Albania pada hari Minggu mendatang untuk menandai kelahiran kembalinya agama setelah komunisme runtuh di awal tahun 1990an.

Ia dijadwalkan akan menggelar Misa untuk menunjukkan bahwa umat Katolik, Kristen, dan Muslim Otodoks sudah bisa hidup berdampingan di negara yang dulu mengeksekusi dan mengirim umat Katolik ke kamp kerja paksa. [ian]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Olah TKP Freeport

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:16

Rismon Rela Dianggap Pengkhianat daripada Menyembunyikan Kebenaran

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:14

Bandung Dalam Diplomasi Konfrontasi dan Kemunafikan Diplomasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:05

Roy Suryo Tegaskan Permintaan Maaf Rismon ke Jokowi Bersifat Pribadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:00

KPK Panggil Pengusaha James Mondong dalam Kasus Suap Impor di Bea Cukai

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:54

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:47

EMAS Rampungkan Fase Konstruksi, Fokus Kejar Target Produksi

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:40

DPR Jangan Pilih Lagi Anggota KPU yang Tak Profesional!

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:29

Kapolri dan Panglima TNI Pantau Pelabuhan Merak Via Helikopter

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:23

Trump Yakin Pemimpin Baru Iran Masih Hidup tapi Terluka Parah

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:17

Selengkapnya