Menteri Olahraga dan Pemuda, Roy Suryo menyerahkan penghargaan keolahragaan kepada pelaku olahraga berprestasi tahun 2014 di Ballroom Nalendra I, Hotel Lor In, Solo, Jawa Tengah, siang tadi (Selasa, 9/9). Penghargaan ini diserahkan sebagai rangkaian dari Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-31.
Penghargaan bidang olahraga ini diberikan pemerintah kepada mereka yang dianggap berjasa dan berprestasi sesuai Keputusan Presiden RI No.45 Tahun 1984, serta amanat UU 3/2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional.
Menpora Roy Suryo menyampaikan. penghargaan masih terus diberikan tidak hanya kepada mantan atlet tetapi kepada atlet yang masih dalam usia emasnya.
"Hal ini telah kita bakukan dan lembagakan dan memiliki aturan yang baku, sehingga tidak benar apabila ada yang masih menyangka bahwa kehidupan atlet masa depannya tidak terjamin," tegas Roy Suryo yang didampingi istri, Ismarindayani Priyanti.
Roy berpesan kepada para orangtua agar jangan ragu-ragu mendidik putera-puterinya menjadi atlet. Roy pun menyebut beberapa nama besar di bidang olahraga telah dilahirkan dari kota Solo seperti Menpora ketiga Maladi atau Ketua Umum PSSI pertama Suratin Sosrosoegondo.
"Saya berharap penerus Menpora nantinya bisa melestarikan dan meneruskan kegiatan serupa dan tidak lupa pula pencak silat dapat diperjuangkan agar dapat didaftarkan di UNESCO menjadi warisan budaya Indonesia serta di pertandingkan pada 2018 saat Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games," tambahnya.
Dalam kesempatan sama, Deputi Kemenpora Bidang Harmonisasi dan Kemitraan selaku Ketua Panitia, Gatot Dewa Broto dalam laporannya menjelaskan, proses penetapan pemberian penghargaan dibagi menjadi dua tahap. Tahap pertama diproses pada bulan Juli - Agustus 2014. Sedang tahap kedua akan dilaksanakan pada bulan Oktober sampai dengan November 2014.
"Proses ini melalui usulan calon penerima kepada Kemenpora kemudian pendataan dan seleksi serta verifikasi lapangan sehingga pada tahap I berkas yang masuk di Kemenpora sebanyak 2.162 berkas dan ditetapkan sebanyak 702 penerima," terangnya.
Hadir pula dalam pemberian penghargaan ini Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jawa Tengah Budi Susilo, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kota Surakarta, Wakil Walikota Surakarta Ahmad Purnomo, Staf Khusus Tunas Dwidharto, Staf Khusus Bambang RE, Staf Ahli Amung Ma'mun, CdM James Tangkudung, Titi Sudibyo pelaku olahragawan PON pertama di Solo tahun 1948, para pelatih, asisten pelatih, para pembina, para mantan atlet.
[wid]