Berita

foto:hadi wijaya

Olahraga

Penerima KJP Mau Didata Ulang, Orangtua Murid Tak Khawatir

SENIN, 08 SEPTEMBER 2014 | 16:50 WIB | LAPORAN:

Ratusan wali murid dari wilayah Jakarta Barat menyerbu kantar Bank DKI yang berada di dalam Gedung Walikota Jakbar, Senin (8/9). Kedatangan mereka untuk mengambil dana Kartu Jakarta Pintar (KJP).

"Alhamdulillah ada bantuan dana pendidikan sebesar Rp. 1.000.000 dari pemerintah. Setidaknya anak saya bisa sekolah, Kita berharap agar bantuan ini dapat dirasakan sampai anak saya lulus dari SMA," tutur Yuni, ibu dari dua anak yang masih duduk di SDN.
 
Ketika disinggung mengenai rencana Pemprov DKI Jakarta mendata ulang penerima dana KJP, Yuni mengaku tak merasa khawatir apalagi takut.


"Saya mendukung masalah itu. Memang yang saya dengar katanya tahun 2015 ada pendataan ulang. Kalau pendataan ulang dilakukan, silakan. Bukannya nantang, silahkan kroscek kondisi rumah, orang kita benar-benar susah. Yang penting anak saya bisa sekolah gratis," tandasnya.

Hal senada juga dikatakan Maya, janda yang memiliki seorang putri. Ia pribadi merasa sangat terbantu.

"Ya kan kita sudah nggak ada yang nyari, kerja cuma sebagai buruh cuci. Anak punya satu, sekarang sekolah di SMP kelas 2. Kalau harus dilakukan pendataan ulang kita nggak keberatan," ucapnya.

Menurut Maya, dirinya terpaksa mengantri lantaran tidak memiliki kartu ATM bank DKI.

"Kalau yang antri biasanya ambil tunai dengan buku tabungan. Memang dari sananya kita nggak dapat kartu ATM cuma dikasih buku tabungan. Ya mau nggak mau kita antri," ujarnya.

Ia bersyukur masih bisa menerima bantuan dana KJP tiap enam bulan sekali sebesar Rp 1,2 juta.

"Ya lumayanlah bisa buat beli keperluan anak sekolah meskipun enam bulan sekali," ungkapnya.[wid]

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Negara Hadir, Penanganan Gempa NTT Dilakukan Cepat dan Terkoordinasi

Minggu, 16 Agustus 2026 | 00:26

Legislator PDIP Anggap Semu Keberhasilan Swasembada Pangan Pemerintah

Minggu, 16 Agustus 2026 | 00:18

Anggota PJ91 Gelar Plogging di Lapangan Utama Jamnas 2026

Minggu, 16 Agustus 2026 | 00:01

Dinamika Internal Organisasi Jelang Muktamar NU Makin Panas

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:46

HNI Berkontribusi dalam Gerakan Perekonomian dan Serap Tenaga Kerja

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:38

Program Prabowo Perkuat Layanan Kesehatan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:23

Tantangan Membangun Sistem Pertahanan Udara Nasional

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:00

Transformasi BRI Tuai Pengakuan Global

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:52

Dampak Gempa NTT, Wings Air Batalkan 8 Penerbangan di Ende

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:28

Pemerintah Kerahkan Personel Gabungan ke Daerah Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:50

Selengkapnya