Berita

Daud Yordan

Olahraga

Daud Yordan: Vakum 8 Bulan, Ini Rekor Saya

KAMIS, 14 AGUSTUS 2014 | 08:27 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Untuk pertama kali dalam sejarah karier Daud Yordan sebagai petinju profesional, dia mengalami vakum berlaga hingga delapan bulan.

Duel terakhir dilakoninya saat mempertahankan gelar dengan petinju Afrika Selatan, Shipo Taliwe di Australia, 6 Desember 2013. Setelah itu dia hanya berlatih dan melatih di kampung halamannya, Kayong Utara, Kalimantan Barat.

“Saya mengisi kegiatan yang positif untuk remaja 17-19 tahun, beberapa dari mereka sudah ada yang berprestasi sampai mendapat penghargaan tingkat daerah,” kata Daud kepada Rakyat Merdeka, kemarin.


Desas-desus pertandingan mempertahankan gelar yang bakal dilalui juara tinju dunia  kelas lightweight, versi International Boxing Organization (IBO) ini masih belum jelas  juntrungannya.

“Belum ada berita resminya dari manajemen, jadi saya anggap belum ada kepastian.”

Sempat beredar kabar, Daud akan menjalani duel di Cina, lagi-lagi itu pun hanya kabar burung.

Kenyataan ini sebetulnya fenomena paling tidak diharapkan. Bagi Daud ini adalah kali pertama dirasakannya selama  menjadi petinju profesional.

“Biasanya tiga sampai empat bulan saya sudah bertanding lagi. Tapi ini saya terlalu lama tidak bertanding sampai delapan bulan.  Ini vakum terlama sepanjang karier saya.”

Petinju yang pernah delapan tahun berkecimpung di kelas bulu (57,1 kilogram) ini sempat mengalami pembatalan naik ring dua kali dari agenda yang dijadwalkan. Pertama mempertahankan gelarnya melawan petinju Ghana Immanuel Tagoe di Australia, 2 April 2014, tetapi batal, kemudian yang kedua pertarungan di Tiongkok melawan petinju Mongolia, Choi Tseveenpurev, 7 Juni 2014, juga batal.

Meski manajemen dari Australia yang dikomandani Craig Christian adalah pihak yang mengatur duelnya tapi petinju dengan rekor bertarung 32 kali menang ini ogah menyalahkan siapa pun. “Kita tidak bisa memaksakan apa yang menjadi keinginan kita, maka saling pengertian sajalah.”

Demi menjaga kondisi fisik  serta skill bertanding dia tetap melakukan latihan dan sparring. “Saya tetap berlatih pagi jam 07.00-09.00 WIB kalau sore dari jam 15.30-17.30 WIB.” ***

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Negara Hadir, Penanganan Gempa NTT Dilakukan Cepat dan Terkoordinasi

Minggu, 16 Agustus 2026 | 00:26

Legislator PDIP Anggap Semu Keberhasilan Swasembada Pangan Pemerintah

Minggu, 16 Agustus 2026 | 00:18

Anggota PJ91 Gelar Plogging di Lapangan Utama Jamnas 2026

Minggu, 16 Agustus 2026 | 00:01

Dinamika Internal Organisasi Jelang Muktamar NU Makin Panas

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:46

HNI Berkontribusi dalam Gerakan Perekonomian dan Serap Tenaga Kerja

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:38

Program Prabowo Perkuat Layanan Kesehatan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:23

Tantangan Membangun Sistem Pertahanan Udara Nasional

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:00

Transformasi BRI Tuai Pengakuan Global

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:52

Dampak Gempa NTT, Wings Air Batalkan 8 Penerbangan di Ende

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:28

Pemerintah Kerahkan Personel Gabungan ke Daerah Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:50

Selengkapnya