Berita

net

Politik

Sangat Indah Kalau Prabowo dan Jokowi Bertemu di Suasana Lebaran

SENIN, 28 JULI 2014 | 07:20 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Dua kubu pasangan Pilpres yang berseberangan kemarin-kemarin, kini mulai berinisiatif untuk mendinginkan suasana. Momentum Lebaran hari ini dianggap jadi kesempatan paling baik untuk melakukannya.

Dua capres yang berseberangan Prabowo Subianto dan Joko Widodo (Jokowi), diharapkan bisa bertemu dalam suasana silaturahmi.

Dari kubu Jokowi, Ketua Umum DPP Partai Nasdem, Surya Paloh, saat diwawancara kemarin menyatakan suasana perseteruan tidak nyaman bagi rakyat. Menurutnya, rakyat membutuhkan suasana tenang.


"Game is over," singkatnya, dikutip dari JPNN.

Dia yakin, niat baik untuk bertemu sudah datang dari kubunya. Karena itu, pihak dari Prabowo juga harus memiliki niat yang sama.

Sementara itu, Deputi Bidang Kebijakan Strategis Tim Pemenangan Prabowo-Hatta, Sukmo Harsono, menegaskan bahwa Prabowo selalu siap untuk bertemu dengan Jokowi. Menurut dia, proses politik dan hukum yang masih berlanjut pasca pilpres tidak boleh sampai memutus silaturahmi.

"Kami sangat yakin Jokowi, seperti halnya Pak Prabowo juga adalah negarawan. Karena itu kita harus tunjukkan pada rakyat bahwa ini adalah kompetisi putra-putra terbaik yang ada, semuanya tidak harus diakhiri dengan memutus silaturahim," papar Sukmo.

Namun, dia menilai bahwa hal itu belum terjadi karena masalah waktu atau belum ada momen yang pas.

Hari ini, Jokowi dijadwalkan melaksanakan salat Idul Fitri di Istiqlal dan open house di Balai Kota. Sementara itu, Prabowo dikabarkan akan melaksanakan salat Idul Fitri di sekitar kediamannya di Hambalang, Jawa Barat. [ald]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Ramos-Horta Puji Toleransi dan Ketangguhan Rakyat Indonesia

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:17

Polisi Konfirmasi Korban Tewas saat Demo DPR Seorang Pedagang Cermin

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:10

Aturan Turunan UU DKJ Harus Rampung Sebelum Keppres IKN Terbit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:09

Astra Sudah Jangkau 35.726 Warga Lewat 7 Posko Gempa NTT

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:04

Penanganan Karhutla di Riau Jadi Contoh yang Baik

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:01

Budi Arie Pasang Badan Cuci Nama Jokowi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:00

Peluncuran Wajah Baru RS Tria Dipa, Hadirkan Teknologi Medis Teranyar

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:57

BI: Daripada Kredit, Mayoritas Bank Parkir Likuiditas di Surat Berharga

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:51

LPJ Diterima, Gus Yahya Akui Tak Sempurna Pimpin PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:51

Pengusutan Dugaan Korupsi di Pemkab Bogor Merembet ke Dinas Pendidikan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:50

Selengkapnya