Berita

prabowo subianto

Politik

Jokowi-JK Harus Efektif Dekati Pendukung Prabowo yang Solid

SABTU, 26 JULI 2014 | 11:50 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Capres Prabowo Subianto, bukan saja tetap menolak hasil Pilpres 2014, tetapi menjanjikan kepada para pendukungnya dan seluruh rakyat Indonesia bahwa beliau akan berjuang terus sampai titik darah penghabisan.

Menurut analis politik gaek, Muhammad AS Hikam, Prabowo sangat runtun dan sistematis memberikan paparan dalam pidato yang direkam dan disebarluaskan kemarin (klik disini).

"Kesan saya, Prabowo akan melakukan perjuangan panjang kendati putusan MK tidak mengubah keputusan KPU yang menetapkan bahwa pasangan nomor 2 Jokowi-JK sebagai pemenang," tulis Hikam di halaman facebooknya.


Kata Hikam, implikasi politiknya tentu masih terlalu pagi untuk diprediksi. Namun jika pemerintahan baru nanti benar-benar dipimpin Jokowi-JK, maka harus memperhatikan secara sangat seksama.

Yang jelas, lanjut dia, pesan Prabowo memiliki potensi memperkuat soliditas di kalangan kelompok pendukungnya baik di dalam maupun di luar parpol dan parlemen. Dengan demikian bisa mengakibatkan friksi atau gesekan, dan bahkan jika tak terkontrol dengan baik akan membesar.

"Pemerintah baru dan masyarakat mesti mengupayakan pendekatan-pendekatan yang terukur dan efektif agar tidak mengakibatkan terganggunya kehidupan kemasyarakatan, kebangsaan dan kenegaraan," tutur Hikam.

Menurut Hikam, inilah ujian bagi demokrasi di Indonesia. Namun ia yakin rakyat Indonesia akan tetap tegar menghadapinya, serta akan lulus dengan baik. [ald]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Ramos-Horta Puji Toleransi dan Ketangguhan Rakyat Indonesia

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:17

Polisi Konfirmasi Korban Tewas saat Demo DPR Seorang Pedagang Cermin

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:10

Aturan Turunan UU DKJ Harus Rampung Sebelum Keppres IKN Terbit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:09

Astra Sudah Jangkau 35.726 Warga Lewat 7 Posko Gempa NTT

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:04

Penanganan Karhutla di Riau Jadi Contoh yang Baik

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:01

Budi Arie Pasang Badan Cuci Nama Jokowi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:00

Peluncuran Wajah Baru RS Tria Dipa, Hadirkan Teknologi Medis Teranyar

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:57

BI: Daripada Kredit, Mayoritas Bank Parkir Likuiditas di Surat Berharga

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:51

LPJ Diterima, Gus Yahya Akui Tak Sempurna Pimpin PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:51

Pengusutan Dugaan Korupsi di Pemkab Bogor Merembet ke Dinas Pendidikan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:50

Selengkapnya