Berita

Politik

Prabowo: Jangan Balas Kejahatan dengan Kejahatan

JUMAT, 25 JULI 2014 | 16:24 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Prabowo Subianto, yang merasa dicurangi secara sistematis dan masif pada Pilpres lalu, mengajak para sahabatnya untuk bersabar dan tenang menghadapi semua fitnah dan kecurangan yang menimpa.

"Jangan menjadi marah. Kita harus semakin arif, semakin sabar. Bukan menerima fitnah ini, tapi perhitungkan dengan baik. Jangan balas kedengkian dengan kedengkian, jangan balas kejahatan dengan kejahatan, jangan balas fitnah dengan fitnah," ujar Prabowo dalam rekaman pidato terbarunya yang dipublikasikan hari ini lewat Youtube dan Facebook, hari ini (Jumat, 25/7).

Prabowo menyebut situasi saat ini sedang krisis. Walau bersikap sabar, dia tetap meminta para pendukungnya siap mental. Tak hanya itu, juga siap tenaga. Ia meminta para pendukungnya merenung dalam keheningan malam nanti, merenungkan sikap dan jawaban terhadap segala fitnah dan kecurangan yang mengarah kepadanya.


"Apakah kita membela kebenaran atau menyerah kepada ketidakbenaran, kepada kecurangan, kepada kezaliman. Dan dalam hari akan datang setelah kita renungkan, marilah kita ambil langkah untuk hadapi hari-hari akan datang," ujarnya.

Ditegaskan Prabowo bahwa ia sendiri telah memilih berjuang melawan kecurangan Pilpres lalu di atas landasan konstitusi.

"Saya sangat sulit menyerah pada keadaan tidak benar dan tidak adil," tambahnya. [ald]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Ramos-Horta Puji Toleransi dan Ketangguhan Rakyat Indonesia

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:17

Polisi Konfirmasi Korban Tewas saat Demo DPR Seorang Pedagang Cermin

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:10

Aturan Turunan UU DKJ Harus Rampung Sebelum Keppres IKN Terbit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:09

Astra Sudah Jangkau 35.726 Warga Lewat 7 Posko Gempa NTT

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:04

Penanganan Karhutla di Riau Jadi Contoh yang Baik

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:01

Budi Arie Pasang Badan Cuci Nama Jokowi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:00

Peluncuran Wajah Baru RS Tria Dipa, Hadirkan Teknologi Medis Teranyar

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:57

BI: Daripada Kredit, Mayoritas Bank Parkir Likuiditas di Surat Berharga

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:51

LPJ Diterima, Gus Yahya Akui Tak Sempurna Pimpin PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:51

Pengusutan Dugaan Korupsi di Pemkab Bogor Merembet ke Dinas Pendidikan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:50

Selengkapnya