Berita

najib razak/net

Dunia

TRAGEDI MH17

PM Malaysia: Jika Benar MH17 Ditembak, Pelakunya Harus Segera Diadili

JUMAT, 18 JULI 2014 | 04:51 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak, mengatakan, berita jatuhnya Malaysia Airlines MH17 rute Amsterdam-Kuala Lumpur di wilayah Ukraina adalah berita mengerikan sekaligus mengejutkan.

Pesawat Boeing 777-200 itu berangkat dari Amsterdam pada 12:15 waktu setempat dan dijadwalkan tiba di Kuala Lumpur pada 06:10 waktu Malaysia.

Dalam pernyataan resmi yang disiarkan situs resmi Malaysia Airlines, PM Malaysia mengaku mendapat informasi bahwa rute penerbangan pesawat dinyatakan aman oleh Organisasi Penerbangan Sipil Internasional. Asosiasi Transportasi Udara Internasional telah menyatakan bahwa wilayah pesawat itu melintas bukan wilayah terlarang.


"Malaysia Airlines telah mengkonfirmasi bahwa pesawat tidak membuat panggilan darurat," katanya.

Dia tegaskan pula bahwa pemerintah Malaysia akan mengirim penerbangan khusus ke Kiev (ibukota Ukraina) untuk membawa bantuan khusus bencana, tim penyelamat, serta tim medis.

Sementara pihak berwenang di Ukraina percaya bahwa pesawat itu ditembak jatuh, pemerintah di Malaysia belum mau memastikan apa penyebab tragedi ini.

"Tapi kita harus, dan kami akan, mencari tahu apa yang terjadi dengan pesawat ini. Jika pesawat itu memang ditembak jatuh, kita akan bersikeras bahwa para pelaku harus cepat dibawa ke pengadilan," tegasnya.

Penerbangan MH17 membawa 280 penumpang dan 15 awak pesawat yang semuanya dipastikan tewas.  [ald]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Ramos-Horta Puji Toleransi dan Ketangguhan Rakyat Indonesia

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:17

Polisi Konfirmasi Korban Tewas saat Demo DPR Seorang Pedagang Cermin

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:10

Aturan Turunan UU DKJ Harus Rampung Sebelum Keppres IKN Terbit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:09

Astra Sudah Jangkau 35.726 Warga Lewat 7 Posko Gempa NTT

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:04

Penanganan Karhutla di Riau Jadi Contoh yang Baik

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:01

Budi Arie Pasang Badan Cuci Nama Jokowi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:00

Peluncuran Wajah Baru RS Tria Dipa, Hadirkan Teknologi Medis Teranyar

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:57

BI: Daripada Kredit, Mayoritas Bank Parkir Likuiditas di Surat Berharga

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:51

LPJ Diterima, Gus Yahya Akui Tak Sempurna Pimpin PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:51

Pengusutan Dugaan Korupsi di Pemkab Bogor Merembet ke Dinas Pendidikan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:50

Selengkapnya