Berita

Politik

SBY Tegaskan Lagi Posisinya Ada "Di Tengah"

RABU, 16 JULI 2014 | 00:28 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengajak masyarakat untuk mengawal dan mengawasi apa yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam menghitung hasil Pilpres yang dilaksanakan dengan baik pada 9 Juli.

"Mudah-mudahan hasilnya nanti bisa diterima oleh pasangan Capres dan Cawapres,” kata Presiden SBY saat memberi sambutan pada puncak peringatan Hari Koperasi ke-67 di Lapangan Benteng, Medan, Sumatera Utara, Selasa sore (15/7).

Dikutip dari situs resmi sekretariat kabinet, Presiden mengulangi seruannya bila nanti ada pihak yang tidak bisa menerima kekalahan dalam hasil penghitungan resmi yang digelar KPU. Dia tegaskan, masih ada jalan untuk membawa perselisihan itu ke Mahkamah Konstitusi (MK).


"Mudah-mudahan keputusan Mahkamah Konstitusi juga bisa diterima. Itulah harapan kita," ujarnya.

SBY juga menekankan kembali posisinya berada "di tengah" untuk memastikan keseluruhan proses pemilihan presiden berlangsung damai dan demokratis.

Dalam kesempatan itu, Kepala Negara sekaligus mengajak semua lapisan masyarakat untuk menyambut presiden baru dan memberikan dukungan kepadanya dan pemerintahannya, agar Indonesia bisa lebih baik lagi di bawah kepemimpinannya. Presiden SBY meyakini, seberat apapun persoalan yang dihadapi bangsa Indonesia, selalu ada solusinya.

"Selalu ada jalan keluarnya sepanjang kita pandai menjaga persaudaraan, pandai menjaga persatuan, pandai menegakkan keamanan di negeri kita," tutur SBY. [ald]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Ramos-Horta Puji Toleransi dan Ketangguhan Rakyat Indonesia

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:17

Polisi Konfirmasi Korban Tewas saat Demo DPR Seorang Pedagang Cermin

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:10

Aturan Turunan UU DKJ Harus Rampung Sebelum Keppres IKN Terbit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:09

Astra Sudah Jangkau 35.726 Warga Lewat 7 Posko Gempa NTT

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:04

Penanganan Karhutla di Riau Jadi Contoh yang Baik

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:01

Budi Arie Pasang Badan Cuci Nama Jokowi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:00

Peluncuran Wajah Baru RS Tria Dipa, Hadirkan Teknologi Medis Teranyar

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:57

BI: Daripada Kredit, Mayoritas Bank Parkir Likuiditas di Surat Berharga

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:51

LPJ Diterima, Gus Yahya Akui Tak Sempurna Pimpin PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:51

Pengusutan Dugaan Korupsi di Pemkab Bogor Merembet ke Dinas Pendidikan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:50

Selengkapnya