Berita

ban ki moon/net

Dunia

Sekjen PBB Khawatirkan Situasi Memburuk di Gaza

KAMIS, 10 JULI 2014 | 11:33 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa Bangsa , Ban Ki-moon, mengatakan, situasi di Gaza sedang dalam ketidakpastian dan tidak ada yang bisa memprediksi apa yang akan terjadi selanjutnya.

Dia mendesak Israel dan militan Palestina untuk mengakhiri permusuhan. Komentarnya muncul setelah Israel mengklaim bahwa Hamas telah menembakkan puluhan roket ke kota-kota di Israel pada Rabu malam (9/7), setelah serangan udara Israel di Gaza.

Diberitakan kantor berita BBC, sampai saat ini lebih dari 60 warga Palestina dilaporkan tewas sejak Selasa lalu dalam serangan udara Israel terhadap militan Palestina.


Para pejabat medis di Gaza mengatakan setengah dari korban adalah warga sipil, termasuk-perempuan dan anak.

Pada Kamis pagi tadi, tujuh warga Palestina tewas dalam serangan udara Israel pada dua rumah di selatan Khan Younis.

Sebagai informasi, Dewan Keamanan PBB akan bertemu untuk pembicaraan darurat tentang krisis tersebut pada hari ini.

Sebelumnya, PM Israel Benjamin Netanyahu bersumpah untuk mengintensifkan serangan terhadap Hamas di Gaza.

"Militan akan membayar harga yang berat untuk serangan roket mereka," ujarnya.

Israel menyatakan target mereka adalah pejuang militan dan peluncur roket, toko senjata, terowongan dan pusat komando termasuk fasilitasnya. [ald]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Polisi Pastikan Pengemudi Pikap yang Tabrak Petugas di Gerbang DPR Mabuk Alkohol

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:26

Wakil Presiden Tanzania Emmanuel Nchimbi Mundur Usai Berselisih dengan Presiden

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:18

Wall Street Melemah, Investor Cermati Pidato Kevin Warsh

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:14

Dony Oskaria Bongkar Penataan BUMN: 290 Selesai, 254 Jadi Target

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:03

Banjir Nepal Tewaskan Ratusan Orang, Paus Leo XIV Kirim Doa

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:46

Saham Eropa Melesat Cantik Dipimpin Sektor Mewah dan Perbankan

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:34

Dua Sumur Baru PHSS di Struktur Semberah Lampaui Target Produksi Migas

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:19

PKM Dorong Keluarga Muba Naik Kelas, Rp25 Juta Jadi Modal Kemandirian Ekonomi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:07

Ichsanuddin Noorsy dan Pemikiran Ekonomi Konstitusi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:54

MBG Jadi Bantalan Ekonomi Masyarakat Bawah, Kritik jadi Evaluasi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:46

Selengkapnya