Berita

suhardiman/net

Politik

Aburizal Bakrie Dijatuhi Mosi Tidak Percaya

RABU, 09 JULI 2014 | 19:29 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Dorongan kuat dari para kader Partai Golkar, yang tergabung dalam wadah Eksponen Ormas Tri Karya Golkar, menghendaki Munas (Musyawarah Nasional) Partai Golkar segera dilaksanakan selambatnya pada 4-8 Oktober 2014.

Desakan tersebut, sesuai dengan amanat AD/ART Partai Golkar yang mengatur siklus lima tahun pergantian kepengurusan DPP Partai Golkar. Ketua Dewan Penasihat Eksponen Tri Karya Golkar, Suhardiman, selaku pendiri SOKSI dalam rapat dan konsultasi bersama Presidium Depinas SOKSI dan jajarannya telah mengambil keputusan.

Dalam rilis yang diterima redaksi, pendiri SOKSI dan Partai Golkar itu mengatakan, setelah mencermati dan mengkaji sedalam-dalamnya kepemimpinan dan kinerja Aburizal Bakrie (ARB) selaku Ketua Umum Partai Golkar 2009-2014, dapat disimpulkan ia telah gagal  membesarkan Partai Golkar yang  terbukti pada Pileg April 2014 hanya bisa meraih posisi sebagai peraih suara nomor dua (14,5 persen) sesudah PDIP (18,5 persen).


Diterangkan, jumlah perolehan kursi DPR RI telah menurun dari 106 buah (2009) berkurang menjadi 91 buah kursi (2014). Bahkan ARB yang telah ditetapkan sebagai Capres Partai Golkar sejak akhir Juni 2012 telah gagal sama sekali menjadi Capres maupun Cawapres dalam Pilpres 7 Juli 2014.

Keputusan ARB turun berkoalisi dengan parpol kecil di dalam kubu Prabowo-Hatta telah merendahkan harkat dan martabat Partai Golkar yang selama ini dikenal sebagai aset bangsa.

"Sehubungan dengan terjadinya kemunduran serta prahara yang dialami Partai Golkar dewasa ini, sebagaimana diuraikan tersebut di atas, maka saya selaku pendiri SOKSI bersama Presidium Depinas SOKSI dan jajarannya menyatakan mosi tidak percaya kepada Saudara Aburizal Bakrie," kata Suhardiman dalam pernyataan persnya (Rabu, 9/7).  

Bersama tokoh-tokoh Eksponen Ormas Tri Karya Golkar (SOKSI, Ormas MKGR dan KOSGORO 57), ia akan segera memproses persiapan pelaksanaan Munas Golkar selambatnya pada 4-8 Oktober 2014 sesuai dengan bunyi AD/ART Partai Golkar untuk mengganti Aburizal Bakrie. [ald]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Polisi Pastikan Pengemudi Pikap yang Tabrak Petugas di Gerbang DPR Mabuk Alkohol

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:26

Wakil Presiden Tanzania Emmanuel Nchimbi Mundur Usai Berselisih dengan Presiden

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:18

Wall Street Melemah, Investor Cermati Pidato Kevin Warsh

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:14

Dony Oskaria Bongkar Penataan BUMN: 290 Selesai, 254 Jadi Target

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:03

Banjir Nepal Tewaskan Ratusan Orang, Paus Leo XIV Kirim Doa

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:46

Saham Eropa Melesat Cantik Dipimpin Sektor Mewah dan Perbankan

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:34

Dua Sumur Baru PHSS di Struktur Semberah Lampaui Target Produksi Migas

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:19

PKM Dorong Keluarga Muba Naik Kelas, Rp25 Juta Jadi Modal Kemandirian Ekonomi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:07

Ichsanuddin Noorsy dan Pemikiran Ekonomi Konstitusi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:54

MBG Jadi Bantalan Ekonomi Masyarakat Bawah, Kritik jadi Evaluasi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:46

Selengkapnya