Berita

joko widodo/net

Politik

Jokowi: Arah Baru Indonesia Sudah Ditentukan Rakyat

RABU, 09 JULI 2014 | 17:49 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Hari ini, arah baru Indonesia sudah ditentukan oleh rakyat Indonesia. Demikian ditegaskan oleh calon presiden nomor 2, Joko Widodo, dalam pidato kemenangannya di depan ribuan orang, di Tugu Proklamasi Jakarta Pusat.

Sejauh ini, Jokowi sudah ditetapkan menjadi pemenang dalam hitung cepat oleh setidaknya tujuh lembaga survei. Dia tegaskan, pihaknya mempercayai hasil hitung cepat yang rata-rata meletakkannya 5 persen di atas Prabowo-Hatta.

"Kita ingin Indonesia lebih baik, rakyatnya sehat, rakyatnya pintar, rakyatnya beradab, rakyatnya sejahtera, berkeadilan dan hari ini sejarah baru telah dibuat," ujar Jokowi disambut riuh massa. Jokowi tampak didampingi Tjahjo Kumolo, Luhut Panjaitan dan Andi Widjajanto.  


Dia tegaskan bahwa kemenangan yang telah disampaikan hasil quick count bukan kemenangan Jokowi-JK, partai atau tim sukses, melainkan kemenangan seluruh rakyat Indonesia.

"Kemenangan rakyat yang sesungguhnya karena partisipasi bukan mobilisasasi, karena hak dan kewajiban bukan karena intimidasi," tegas dia yang mengenakan baju kotak-kotak.

Namun dia juga meminta para pendukungnya tetap bertugas mengawal perolehan suara sampai Komisi Pemilihan Umum (KPU) meresmikan hasil hitung manual.

"Tugas kita semua sekarang ini adalah mengawal hasil pemilu hari ini hingga jadi hasil resmi dari KPU. Kita harus kawal dan pastikan penghitungan KPU benar dan jujur," lanjutnya. [ald]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Polisi Pastikan Pengemudi Pikap yang Tabrak Petugas di Gerbang DPR Mabuk Alkohol

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:26

Wakil Presiden Tanzania Emmanuel Nchimbi Mundur Usai Berselisih dengan Presiden

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:18

Wall Street Melemah, Investor Cermati Pidato Kevin Warsh

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:14

Dony Oskaria Bongkar Penataan BUMN: 290 Selesai, 254 Jadi Target

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:03

Banjir Nepal Tewaskan Ratusan Orang, Paus Leo XIV Kirim Doa

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:46

Saham Eropa Melesat Cantik Dipimpin Sektor Mewah dan Perbankan

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:34

Dua Sumur Baru PHSS di Struktur Semberah Lampaui Target Produksi Migas

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:19

PKM Dorong Keluarga Muba Naik Kelas, Rp25 Juta Jadi Modal Kemandirian Ekonomi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:07

Ichsanuddin Noorsy dan Pemikiran Ekonomi Konstitusi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:54

MBG Jadi Bantalan Ekonomi Masyarakat Bawah, Kritik jadi Evaluasi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:46

Selengkapnya