Berita

Politik

Tim Jokowi-JK Dapat Mobil Kreditan Kalau Bisa Buktikan Kecurangan

SELASA, 08 JULI 2014 | 13:37 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Direktur Hukum dan Advokasi Tim Kampanye Nasional Prabowo-Hatta, Habiburokhman, menantang kubu Jokowi-JK untuk menunjukkan satu saja bukti hukum kecurangan yang merugikan mereka dan dilakukan dengan kongkalikong antara pemerintah dengan pasangan nomor 1.

"Saya yakin mereka tidak akan bisa tunjukkan satu saja bukti hukum bahwa mereka dicurangi. Kalau ada bukti itu, silakan bawa ke pengawas pemilu. Dan akan saya pertaruhkan mobil kreditan saya yang belum lunas ini buat mereka," ujar Habiburokhman setengah berkelakar, saat diwawancara Rakyat Merdeka Online, Selasa (8/7).

Sejak awal, kubu Jokowi-JK sudah yakin bakal menang Pilpres 2014. Sayangnya, mereka tidak siap kalah. Terlihat dari pernyataan para tim suksesnya bahwa hanya kecurangan yang bisa mengalahkan Jokowi-JK.


Dia yakin, semua tuduhan kecurangan yang dilontarkan tim Jokowi-JK adalah sekadar upaya mendapatkan simpati dari masyarakat. Persoalannya, tuduhan-tuduhan itu sudah melanggar kehormatan Prabowo-Hatta. Sejak lama, katanya, fitnah dari para pendukung Jokowi-JK itu mengarah kepada Prabowo.

"Di media sosial yang kena kami, fitnah luar biasa, secara hukum kami akan ambil langkah hukum tertentu. Tak menutup kemungkinan akan kami laporkan ke polisi. Ini bukan soal merugikan kami, tapi merugikan bangsa karena merusak demokrasi. Orang sudah benar bekerja masa dibilang tidak adil dan berpihak?" ujarnya.

"Mereka manfaatkan ini untuk mendapatkan simpati. Kami serahkan kepada rakyat yang sudah pintar memilah-milah," tandas Habiburokhman. [ald]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

Suahasil Puji Bea Cukai Setelah Purbaya Tersingkir, Ada Apa Nih?

Minggu, 20 September 2026 | 19:41

Tim Qonun Asasi Sebut Wacana Muktamar Ulang NU Tak Punya Dasar

Minggu, 20 September 2026 | 19:29

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Rusia Gelar Pemilu Parlemen di Wilayah Ukraina yang Diduduki

Minggu, 20 September 2026 | 18:48

Negosiasi dengan Houthi, Solusi Arab Saudi

Minggu, 20 September 2026 | 18:43

Datangi Pospera, Ratusan Warga Minta Turunkan Desil

Minggu, 20 September 2026 | 18:18

Honor Play 11 Resmi Meluncur, Bawa Baterai Jumbo 8.300 mAh

Minggu, 20 September 2026 | 18:06

Timur Tengah Memanas, Trump Cepat-cepat Tinggalkan Camp David

Minggu, 20 September 2026 | 17:50

Apa Itu Perairan Masalembo yang Dijuluki Segitiga Bermuda Indonesia?

Minggu, 20 September 2026 | 17:50

BNI dan Unpad Perkuat Ekosistem Kampus melalui Layanan Digital Terintegrasi

Minggu, 20 September 2026 | 17:28

Selengkapnya