Berita

hatta rajasa/net

Politik

PILPRES 2014

Hatta Rajasa: Lingkungan Hidup Bukan Warisan, Tapi Titipan

SABTU, 05 JULI 2014 | 21:15 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Cawapres nomor urut 1, Hatta Rajasa, menyatakan isu "Pangan, Energi dan Lingkungan" adalah isu yang terpenting untuk menjaga keberlangsungan hidup bangsa dan negara.

Dalam kesempatan pertama menjabarkan visi misi dari pasangan nomor 1 di putaran debat terakhir itu, Hatta menegaskan pemerintahan ke depan harus menyediakan pangan dalam kecukupan, harus terjangkau, harus kembangkan diversifikasi pangan, dan bagaimaan upaya untuk meningkatkan kualitas pangan dan gizi masyarakat. Di sisi lain harus dilakukan upaya untuk menjaga kualitas pada pangan.

Dalam bidang energi, harus ada program pengembangan migas, pembatasan impor, penghematan energi dan diversiifikasi energi.


Di bidang lingkungan hidup, harus ditegakkan prinsip keberlanjutan pembangunan. Kebijakan diarahkan untuk mengatasi perubahan iklim global, konservasi agar eksoistem terjaga dan terpelihara, mengatasi kualitas air, udara dan tanah, serta bagaimana upaya agar prinsip dasar konsep pembangunan yang berkelanjutan jadi program pembangunan menuju Millennium Development Goals.

"Lingkungan hidup bukan sebuah warisan, melainkan sebuah titipan generasi ke depan yang harus kita pelihara kualitasnya, agar generasi mendatang hidup lebih baik dari kita," ujarnya.

Debat capres-cawapres putaran terakhir digelar di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, dan dimulai pukul 20.30 WIB. Tema debat adalah 'Pangan, Energi dan Lingkungan'.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) memilih Rektor Universitas Diponegoro, Prof Sudharto P Hadi, Phd, sebagai moderator. Menurut KPU, nama itu sudah disepakati kedua kubu calon. [ald]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Polisi Pastikan Pengemudi Pikap yang Tabrak Petugas di Gerbang DPR Mabuk Alkohol

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:26

Wakil Presiden Tanzania Emmanuel Nchimbi Mundur Usai Berselisih dengan Presiden

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:18

Wall Street Melemah, Investor Cermati Pidato Kevin Warsh

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:14

Dony Oskaria Bongkar Penataan BUMN: 290 Selesai, 254 Jadi Target

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:03

Banjir Nepal Tewaskan Ratusan Orang, Paus Leo XIV Kirim Doa

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:46

Saham Eropa Melesat Cantik Dipimpin Sektor Mewah dan Perbankan

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:34

Dua Sumur Baru PHSS di Struktur Semberah Lampaui Target Produksi Migas

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:19

PKM Dorong Keluarga Muba Naik Kelas, Rp25 Juta Jadi Modal Kemandirian Ekonomi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:07

Ichsanuddin Noorsy dan Pemikiran Ekonomi Konstitusi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:54

MBG Jadi Bantalan Ekonomi Masyarakat Bawah, Kritik jadi Evaluasi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:46

Selengkapnya