Berita

presiden sby/net

Politik

SBY: Saya Mendengar Kecemasan Gangguan Keamanan

KAMIS, 03 JULI 2014 | 12:58 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Sesudah memimpin rapat kabinet terbatas (Ratas) yang dihadiri Wakil Presiden dan para menteri serta anggota kabinet terutama dari jajaran politik hukum dan keamanan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menggelar jumpa pers.

SBY jelaskan bahwa Ratas di Kantor Presiden membahas kesiapan Polri bersama TNI untuk mengemban tugas pengamanan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2014.

"Dilaporkan oleh Menko Polhukam, dilengkapi Mendagri, Kapolri dan Panglima TNI, di tengah kampanye Pilpres tahun ini yang terasa menghangat dan kadang panas, hubungan sosial, keamanan dan ketertiban masih terjaga baik," kata Presiden di gedung kantor presiden, Kamis (3/7).


SBY katakan, proses pematangan kehidupan politik di negeri ini masih berjalan baik. Dia mengamati kehidupan masyarakat berjalan normal. Tapi Polri harus tetap kerja keras untuk menjaga Pilpres berlangsung aman, tertib dan lancar baik saat pemungutan suara maupun hari-hari sesudah itu.

"Saya mendengar kecemasan sejumlah pihak kalau akan ada gangguan keamanan dan sosial. Saya dengar respons dari berbagai kalangan di dalam dan luar negeri yang menurut mereka, katanya, kedua capres ini berimbang dan bisa terjadi masalah setelah pemungutan jika ada pihak yang kalah dan tidak bisa menerima kekalahan," ungkap SBY.

Ditegaskan SBY bahwa pemerintahannya tidak akan tinggal diam. Dalam Ratas tadi, semua kemungkinan itu dibahas untuk menentukan sikap apa saja yang harus dilakukan pengemban tugas pengamanan. [ald]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Polisi Pastikan Pengemudi Pikap yang Tabrak Petugas di Gerbang DPR Mabuk Alkohol

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:26

Wakil Presiden Tanzania Emmanuel Nchimbi Mundur Usai Berselisih dengan Presiden

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:18

Wall Street Melemah, Investor Cermati Pidato Kevin Warsh

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:14

Dony Oskaria Bongkar Penataan BUMN: 290 Selesai, 254 Jadi Target

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:03

Banjir Nepal Tewaskan Ratusan Orang, Paus Leo XIV Kirim Doa

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:46

Saham Eropa Melesat Cantik Dipimpin Sektor Mewah dan Perbankan

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:34

Dua Sumur Baru PHSS di Struktur Semberah Lampaui Target Produksi Migas

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:19

PKM Dorong Keluarga Muba Naik Kelas, Rp25 Juta Jadi Modal Kemandirian Ekonomi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:07

Ichsanuddin Noorsy dan Pemikiran Ekonomi Konstitusi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:54

MBG Jadi Bantalan Ekonomi Masyarakat Bawah, Kritik jadi Evaluasi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:46

Selengkapnya