Berita

net

Politik

Jangan Remehkan Pilihan Demokrat Mendukung Prabowo-Hatta

SELASA, 01 JULI 2014 | 13:49 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Dukungan resmi Partai Demokrat membuktikan sinyal kemenangan untuk pasangan Prabowo-Hatta semakin kuat.

"Dalam perhitungan di atas kertas, kekuatan Koalisi Merah Putih sudah menang telak atas pasangan Jokowi-JK," kata Direktur Eksekutif Nurjaman Center for Indonesian Democracy (NCID), Jajat Nurjaman, kepada wartawan, Selasa (1/7).

Jajat menilai, banyak pihak yang meragukan kekuatan Partai Demokrat dalam pemilihan legislatif (pileg) lalu. Namun, hasil akhir pileg yang menempatkan Demokrat pada posisi empat besar jelas merupakan pembuktian bahwa kekuatan Demokrat belum habis seperti perkiraan beberapa lembaga survei.


"Menyandang predikat partai penguasa, kekuatan Demokrat akan membawa pengaruh besar dan memudahkan kemenangan bagi pasangan Prabowo-Hatta. Meski tidak terlibat langsung dalam tim pemenangan koalisi merah putih, kekuatan incumbent tetap tidak dapat dipandang sebelah mata," jelasnya.

Menurut Jajat, alasan Demokrat resmi mendukung kubu Prabowo-Hatta bukan cuma demi keberlanjutan program-program Presiden SBY. Beberapa petinggi Demokrat juga menyatakan keyakinannya bahwa pasangan Prabowo-Hatta akan memenangkan Pilpres 9 Juli.

"Ini adalah bukti bahwa pernyataan berbagai lembaga survei elektabilitas Prabowo-Hatta melesat bukan isapan jempol, tapi realita. Dengan bergabungnya Demokrat, koalisi merah putih sekarang sedang mempunyai momentum untuk memenangkan pilpres," tutup Jajat. [ald]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Polisi Pastikan Pengemudi Pikap yang Tabrak Petugas di Gerbang DPR Mabuk Alkohol

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:26

Wakil Presiden Tanzania Emmanuel Nchimbi Mundur Usai Berselisih dengan Presiden

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:18

Wall Street Melemah, Investor Cermati Pidato Kevin Warsh

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:14

Dony Oskaria Bongkar Penataan BUMN: 290 Selesai, 254 Jadi Target

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:03

Banjir Nepal Tewaskan Ratusan Orang, Paus Leo XIV Kirim Doa

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:46

Saham Eropa Melesat Cantik Dipimpin Sektor Mewah dan Perbankan

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:34

Dua Sumur Baru PHSS di Struktur Semberah Lampaui Target Produksi Migas

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:19

PKM Dorong Keluarga Muba Naik Kelas, Rp25 Juta Jadi Modal Kemandirian Ekonomi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:07

Ichsanuddin Noorsy dan Pemikiran Ekonomi Konstitusi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:54

MBG Jadi Bantalan Ekonomi Masyarakat Bawah, Kritik jadi Evaluasi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:46

Selengkapnya