Berita

Hukum

Masuki Musim Mudik, Polisi Lalu Lintas Mesti Lebih Agresif

SENIN, 30 JUNI 2014 | 12:47 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Korps Lalu Lintas  Polri dituntut meningkatkan kemampuan dan profesionalitas untuk mewujudkan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban dan  Kelancaran (Kamseltibcar) Lalu Lintas

Demikian disampaikan Ketua Presidium Indonesia Traffic Watch (ITW), Edison Siahaan, dalam siaran persnya Senin (30/6), menyikapi Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke 68 yang jatuh esok hari, 1 Juli 2014.

Menurutnya, sesuai dengan amanat Pasal 200 UU 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Polri bertanggungjawab atas terselenggaranya kegiatan mewujudkan dan memelihara keamanan lalu lintas dan angkutan jalan. Tugas tersebut bisa berlangsung dengan baik bila Polantas terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, serta tidak melakukan tindakan-tindakan yang tak terpuji.


Apalagi, Edison menambahkan, kondisi lalu lintas dan angkutan jalan menjadi kekhawatiran masyarakat. Kemacetan dan kecelakaan sudah menjadi komsumsi harian masyarakat yang bisa terjadi kapan dan dimana saja.

"Dalam kondisi lalu lintas yang sudah gawat darurat seperti saat ini, tidak cukup hanya dipantau lalu dilaporkan, tetapi dibutuhkan kehadiran Polantas di tiap titik rawan kecelakaan," kata Edison.
 
Melihat infrastruktur serta sarana dan prasarana yang masih sangat minim, khususnya memasuki musim mudik Hari Raya 2014, ITW mendesak Polri sebagai pengendali pusat Sistem Informasi dan Komunikasi Lalu Lintas dan Angkutan Jalan bertindak lebih agresif. Sebab, sistem informasi dan komunikasi tersebut berfungsi sebagai pengendali, koordinasi, data dan informasi terpadu, pelayanan masyarakat, rekam jejak elektronis untuk penegakan hukum.

"Polri harus lebih agresif memberikan informasi kepada instansi terkait dalam rangka mewujudkan Kamseltibcar," ujar Edison. [ald]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Polisi Pastikan Pengemudi Pikap yang Tabrak Petugas di Gerbang DPR Mabuk Alkohol

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:26

Wakil Presiden Tanzania Emmanuel Nchimbi Mundur Usai Berselisih dengan Presiden

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:18

Wall Street Melemah, Investor Cermati Pidato Kevin Warsh

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:14

Dony Oskaria Bongkar Penataan BUMN: 290 Selesai, 254 Jadi Target

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:03

Banjir Nepal Tewaskan Ratusan Orang, Paus Leo XIV Kirim Doa

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:46

Saham Eropa Melesat Cantik Dipimpin Sektor Mewah dan Perbankan

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:34

Dua Sumur Baru PHSS di Struktur Semberah Lampaui Target Produksi Migas

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:19

PKM Dorong Keluarga Muba Naik Kelas, Rp25 Juta Jadi Modal Kemandirian Ekonomi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:07

Ichsanuddin Noorsy dan Pemikiran Ekonomi Konstitusi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:54

MBG Jadi Bantalan Ekonomi Masyarakat Bawah, Kritik jadi Evaluasi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:46

Selengkapnya