Berita

Prabowo: Tak Boleh Garong Uang Negara, Syarat Koalisi

SENIN, 09 JUNI 2014 | 21:11 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Prabowo Subianto memastikan bahwa partai koalisinya tidak akan menggunakan anggaran negara untuk kepentingan pribadi dan partai kalau pihaknya terpilih pada Pilpres 2014 ini.

Prabowo mengakui tidak ada pengikuti yang jelek. Yang ada adalah pemimpin yang jelek. Karena itu perlu ketegasan dari pemimpin.

"Kita bergabung dengan syarat tidak akan merongrong anggaran negara satu sen pun. Itu adalah syarat saya. APBN/D tidak boleh dikurangi," jelas Prabowo Subianto dalam debat capres di Balai Kartini malam ini (Senin, 9/6).


Dia juga memastikan kader partai yang akan menduduki pos di pemerintahan harus punya motif sama bekerja untuk rakyat.

"Di semua partai banyak kader yang baik bekerja untuk bansga. Ini yang kita cari untuk bergabung. Bekerja kepada bangsa, itu motif kita," sambungnya.

Soal ongkos politik yang kian mahal, menurutnya, sudah saatnya kader dan warga ikut membiayai dan menyumbang partai.

Duet Prabowo-Hatta Rajasa ini diusung Partai Gerindra, PKS, PAN, PPP, Golkar dan PBB. [zul]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya