Berita

suryo prabowo

Jenderal Prabowo: Isu Babinsa Permainan Hendropriyono!

SENIN, 09 JUNI 2014 | 16:50 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Dugaan bahwa mantan Kepala BIN, Jenderal (Purn) AM Hendropriyono, di balik isu Bintara Pembina Desa (Babinsa) mengarahkan warga memilih Prabowo Subianto-Hatta Rajasa semakin keras suarakan.

Bahkan, ini semua disebut sebagai permainan pemilik nama lengkap Abdullah Makhmud Hendropriyono yang saat ini menjadi Timses Jokowi-JK tersebut.

"Dia melakukan penyerangan lebih dulu untuk pencegahan. Dia sedang membuat sinetron saat ini,” tegas mantan Wakil KSAD Letjen (purn) Suryo Prabowo kepada Rakyat Merdeka Online Senin (9/6).


Menurutnya, isu Babinsa ini sengaja dihembuskan untuk menurunkan elektabilitas Prabowo Subianto. Bahkan lebih jauh, tindakan tersebut strategi untuk menyerang, baik di saat kampanye, dan akan tetap diteruskan ketika Prabowo-Hatta menang di Pilpres.

“Sehingga isu Babinsa mereka besar-besarkan. Kalaupun ada saksi, orang yang bersaksi bisa siapa saja, termasuk soal saksi settingan,” kata Suryo, yang masuk dalam tim Prabowo-Hatta ini.

Kenapa Anda menduga Hendropriyono yang mengeluarkan isu soal Babinsa ini?

"Saya itu yuniornya yang tahu persis tentang taktik dan teknik yang dia senangi untuk digunakan dalam psychological operations (psyops). Saya juga selalu membaca buku Intelijen yang ditulis oleh Hendropriono: The best defence is the good offense," jawabnya.

"Jadi sebelum media 'merah putih' mulai menyerang Jenderal Budiman (KSAD) dan Jenderal Moeldoko (Panglima TNI), dia menyerang dulu dengan menggunakan isu Babinsa," sambungnya. [zul]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya