Berita

Publika

Menantikan Pemimpin yang Idealis

MINGGU, 13 APRIL 2014 | 12:02 WIB

Menantikan Pemimpin yang idealis

“PESTA Demokrasi kian mendekat dan kita harus memenagkannya” itu mungkin adalah pemikiran hampir seluruh partai politik menjelang pemilihan Presiden 2014 ini. Berbagai tangan-tangan mencari kekuasaan berdatangan, tak khayal berbagai cara dilakukan untuk bisa memenangkannya, salah satunya dengan cara metode black campaign dengan menyebarkan berita-berita yang tabu yang bertujuan menjatuhkan lawan saingnya. Padahal menjadi seorang pemimpin sejati itu bukan lah suatu hal yang mudah, ia harus memenuhi berbagai kriteria sehingga ia layak dijadikan pemimpin bangsa.

Seorang pemimpin yang diharapkan rakyat adalah sosok yang memiliki mempunyai sikap toleransi, Adil, jujur, dapat dipercaya dan yang paling penting adalah melaksanakan tanggung jawabnya dengan maksimal. Tapi sikap-sikap ini kayaknya bakalan diabaikan begitu saja, karena tak sedikit dari partai politik mencari sosok pemimpin bukan dilihat dari kemampuannya melainkan dari seberapa terkenalkah orang itu dimata publik, untuk  bisa “merayu” agar mendapatkan suara rakyat.  Berbagai upaya dilakukannya seperti membuat janji-janji manis atau dengan menampilkan sosok yang  dipoles dengan tampilan sederhana, lugu, dan juga kelihatan merakyat hanya demi bisa menjadi penguasa negeri.


Perjuangan calon pemimpin bangsa saat ini sebenarya tidaklah sesulit para pejuang bangsa dalam memerdekakan bangsa ini. Sudah seharusnya perjuangan mereka semua itu tidaklah kita kotori dengan permainan politik yang bertujuan kekuasaan saja, melainkan bertujuan mensejahterakan rakyatnya, seperti salah satu kata-kata bijak yang ditulis oleh Prabowo : “Menjadi seorang pemimpin itu harus siap mengabdi bukan untuk berkuasa”.

Tapi kayaknya untuk mencari sosok pemimpin seperti itu sangat sulit, dan tak semua orang memiliki sikap seperti itu, karena banyak yang mencalonkan diri ataupun dicalonkan menjadi pemimpin bangsa hanya sebatas mencari kekuasaan dan hanya mencari keuntungan sebesar-besarnya untuk kepentingan partainya maupun untuk kantong pribadi tanpa melihat lebih jauh rakyatnya sedang dihimpit keterpurukan.

Rakyat Indonesia sudah lelah dengan sosok pemimpin yang kurang tegas bertindak dalam menyelesaikan suatu permasalahan yang ada,  semoga saja pemimpin 2014 ini adalah sosok pemimpin yang tegas, kuat dalam memperjuangkan kesejahteraan rakyatnya dan juga harus mempunyai kewenangan tersendiri yang tak terikat dengan kebijakan-kebijakan yang sebatas menguntungkan partai politiknya saja, melainkan harus mempunyai kewenangan tuk kepentingan seluruh rakyat Indonesia tanpa membedakan suku, agama, maupun budaya, semuanya harus sama rata.

 

Zainal Mu’it
Pisangan, Ciputat, Tangerang Selatan
HP : 08129660XXXX


Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya