Berita

ilustrasi/net

Hukum

Gara-gara Miras, Pemain Marawis Ini Terpaksa Nginap Lagi di "Hotel Prodeo"

SELASA, 25 FEBRUARI 2014 | 21:05 WIB | LAPORAN:

. MA alias Alki (20), residivis yang baru keluar dari Lapas Tangerang 2013 lalu terpaksa harus kembali ke penjara alias "hotel prodeo". Narapidana kasus narkoba jenis sabu itu kembali ditangkap lantaran menikam Abdul (36) di depan RS Sulianti Saroso. Alki bahkan sempat menjadi buron selama 7 jam usai melakukan penikaman terhadap Abdul.

Kapolsek Tanjung Priok, Kompol Sulastoyo mengatakan Alki ditangkap anggotanya di belakang Mall Sunter, Jakarta Utara sekitar pukul 13.00 WIB tadi. Saat ditangkap, mulut Alki masih berbau minuman keras.

"(Alki) lagi bengong-bengong aja. Galau sepertinya dia," kata Kompol Sulastoyo, Selasa (25/2).


Dia menjelaskan, peristiwa penikaman itu terjadi saat Alki sedang pesta minuman keras di rumah rekannya, Desi. Merasa kurang alias belum mabok, Alki mengajak Desi untuk kembali membeli minuman keras jenis Brandy. Di tengah perjalanan menuju kembali ke rumah Desi, pelaku melewati tongkrongan korban yang tidak jauh dari RS Sulianti Saroso.

"Sekitar jam 02.00 WIB Selasa dinihari, Alki dan Desi sama satu orang rekannya lewat tongkrongan korban dan bawa motor dengan keadaan oleng karena mabuk. Di situ terjadi cek-cok mulut korban sama pelaku. Berkelahi. Pelaku merasa tidak senang dan menusukan badik ke dada sebelah kiri korban dan punggung," terang dia.

Kompol Sulastoyo menerangkan, bahwa sebenarnya beberapa orang teman pelaku sempat melerai. Sia-sia pengaruh alkohol membuat pelaku tak mengindahkannya. Korban pun tewas karena kekurangan darah setelah sebelumnya dilarikan ke RS terdekat.

"Pelaku memiliki keahlian memainkan musik marawis dan menjadi pengajar di lapas Tangerang," terang dia.

Sementara itu, menurut pengakuan Alki, dirinya mendapat keahlian memainkan musik Marawis saat dirinya berada di lapas anak Tangerang. Ia pun mengaku tak berniat menghabisi nyawa korban. Ia menyesal karena akan menghabiskan waktu mudanya di dalam jeruji besi.

"Saya khilaf aja. Saya agak goyang juga abis minum brandy. Saya biasa ngajar marawis dan biasanya dapat undangan main marawis kalo ada hajatan," sesal Alki.

Akibat perbuatannya, Alki diancam pasal 351 KUHP ayat 3 dan diancam kurungan 7 tahun. Meski begitu untuk melengkapi barang bukti, pihak Polsek Tanjung Priok masih melakukan pencarian badik yang digunakan pelaku menikam korban.

"Barang bukti badik masih pencarian karena dibuang pelaku di kali Sunter," demikian Kompol Sulastoyo. [rus]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Manifesto PRD 1996: Ketika Sekelompok Anak Muda Membuat Penguasa Susah Tidur

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:27

Kanada Minta Warganya Waspadai Wabah Cyclospora sebelum Bepergian ke AS

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:16

BRI Peduli Buka Jalan UMKM Mebel Sukoharjo Tembus Pasar Global

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:10

Ganti Kapolri dan Jaksa Agung Diusulkan Barengan

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:06

Kemnaker Jamin 134 Pegawai PT Amos Terima Pesangon Rp12,7 Miliar

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:03

Purbaya Ungkap Alasan RI Tawarkan Pajak 0 Persen Selama 50 Tahun di PFII

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:47

KPK Sita Toyota Alphard Diduga Hadiah Proyek Bupati Lalu Ahmad Zaini

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:30

Risiko Perang Terbuka AS-Iran Meningkat Gegara Rebutan Selat Hormuz

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:23

KPK Bantah Kabar Penangkapan Gatot Heroe Hernanda

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:17

Fahira Ungkap Lima Tantangan Anak Indonesia dan Solusinya

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:12

Selengkapnya