Berita

Hukum

Ratusan Juta Buat Perawatan Barang Sitaan KPK

SELASA, 18 FEBRUARI 2014 | 22:05 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyiapkan anggaran khusus untuk melakukan perawatan terhadap barang-barang sitaan.

Jurubicara KPK, Johan Budi Sapto Prabowo menyatakan bahwa anggaran yang disiapkan tiap tahunnya mencapai ratusan juta rupiah.

"Anggarannya menyeluruh untuk barang sitaan, sekitar Rp 300 juta setahun, bisa tidak habis," kata Johan dalam keterangan pers di kantor KPK, Jakarta, Selasa (18/2).


Barang sitaan terkait tindak pidana korupsi itu antara lain berupa mobil dan motor. Johan bilang, perawatan dilakukan antara lain dengan mengecek mesin kendaraan, atau memanasi mesin kendaraan secara rutin. Kendaraan juga dibersihkan dan ditutup dengan sarung guna melindungi cat agar tidak terkelupas dan rusak.

Terkait kasus dugaan korupsi dan pencucian uang yang menjerat mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar, KPK menyita 30 lebih mobil dan 31 motor. Kendaraan-kendaraan tersebut telah dipindahkan ke gudang penyimpanan di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan, yang dipinjam KPK dari PT Kereta Api Indonesia.

Selain kasus Akil, jumlah kendaran yang cukup banyak disita KPK berkaitan dengan kasus dugaan tindak pidana pencucian uang Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan. Terkait kasus Wawan, hingga hari ini, lembaga antikorupsi itu menyita 40 mobil dan satu motor gede. Mobil dan motor Harley Davidson itu masih diamankan di Gedung KPK.[wid]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Manifesto PRD 1996: Ketika Sekelompok Anak Muda Membuat Penguasa Susah Tidur

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:27

Kanada Minta Warganya Waspadai Wabah Cyclospora sebelum Bepergian ke AS

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:16

BRI Peduli Buka Jalan UMKM Mebel Sukoharjo Tembus Pasar Global

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:10

Ganti Kapolri dan Jaksa Agung Diusulkan Barengan

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:06

Kemnaker Jamin 134 Pegawai PT Amos Terima Pesangon Rp12,7 Miliar

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:03

Purbaya Ungkap Alasan RI Tawarkan Pajak 0 Persen Selama 50 Tahun di PFII

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:47

KPK Sita Toyota Alphard Diduga Hadiah Proyek Bupati Lalu Ahmad Zaini

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:30

Risiko Perang Terbuka AS-Iran Meningkat Gegara Rebutan Selat Hormuz

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:23

KPK Bantah Kabar Penangkapan Gatot Heroe Hernanda

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:17

Fahira Ungkap Lima Tantangan Anak Indonesia dan Solusinya

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:12

Selengkapnya