Berita

foto: net

Hukum

Benny Harman dan Dimyati Natakusumah Masuk Bursa Calon Hakim MK

SELASA, 18 FEBRUARI 2014 | 12:57 WIB | LAPORAN:

Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) sedang buka lowongan. DPR RI akan menentukan siapa pengganti mantan Ketua MK yang terjerat kasus suap, Akil Mochtar, dan hakim konstitusi Harjono yang masuki masa pensiun.

Suara dukungan kepada beberapa calon kuat sudah bermunculan. Fraksi Partai Demokrat menilai kadernya yang pernah menjabat Ketua Komisi III, Benny Kabur Harman, cocok menduduki kursi hakim konstitusi.

"Pak Benny, dia doktor, dia pengalaman di Komisi III, pemikiran Pak Benny cukup negarawan. Walaupun dia politisi, saya pikir dia kader bagus yang negarawan," kata Anggota Komisi III Fraksi Demokrat, Harry Witjaksana, di gedung DPR, Selasa (18/2).


Benny Harman sendiri mengatakan siap apabila direkomendasikan partainya mengikuti proses seleksi di Komisi III.

"Kalau ada yang mendukung, tentu akan saya pertimbangkan. Saya memang punya keahlian di situ," tegas Benny yang pernah juga dijagokan sebagai calon Jaksa Agung, saat ditemui di Gedung Parlemen.

"Jangan kita sok merasa bisa. Yang penting bisa merasa," tambah dia.

Saingan Benny muncul dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Fraksi PPP dikabarkan mengajukan kadernya yang duduk di Komisi III, yakni Dimyati Natakusumah.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi III, Tjatur Sapto Edy, menjelaskan, Komisi III memastikan hakim konstitusi sudah terpilih sebelum pemilu. Hal itu untuk menjaga keberlangsungan negara dalam hal pemilu yang lebih demokratis.

Tjatur tambahkan, untuk penyeleksian tidak akan dibentuk panel ahli. Hal tersebut sesuai dengan putusan MK baru-baru ini. Hingga kini, sekitar 3 sampai 5 orang yang telah mendaftarkan diri.

Tjatur berharap pada penyeleksian nanti anggota Komisi III dapat hadir secara korum. [ald]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Manifesto PRD 1996: Ketika Sekelompok Anak Muda Membuat Penguasa Susah Tidur

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:27

Kanada Minta Warganya Waspadai Wabah Cyclospora sebelum Bepergian ke AS

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:16

BRI Peduli Buka Jalan UMKM Mebel Sukoharjo Tembus Pasar Global

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:10

Ganti Kapolri dan Jaksa Agung Diusulkan Barengan

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:06

Kemnaker Jamin 134 Pegawai PT Amos Terima Pesangon Rp12,7 Miliar

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:03

Purbaya Ungkap Alasan RI Tawarkan Pajak 0 Persen Selama 50 Tahun di PFII

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:47

KPK Sita Toyota Alphard Diduga Hadiah Proyek Bupati Lalu Ahmad Zaini

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:30

Risiko Perang Terbuka AS-Iran Meningkat Gegara Rebutan Selat Hormuz

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:23

KPK Bantah Kabar Penangkapan Gatot Heroe Hernanda

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:17

Fahira Ungkap Lima Tantangan Anak Indonesia dan Solusinya

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:12

Selengkapnya