Berita

Flappy bird/net

Dunia

Dong Nguyen Tarik Flappy Bird dari Peredaran

MINGGU, 09 FEBRUARI 2014 | 18:52 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Sebuah game ponsel, Flappy Bird akan segera ditarik oleh penciptanya, Dong Nguyen. Game yang tengah naik daun di Indonesia ini tidak akan bisa lagi  diunduh oleh pengguna ponsel pintar, dalam beberapa jam ke depan.

"Saya minta maaf kepada pengguna Flappy Bird, 22 jam dari sekarang saya akan menarik Flappy Bird. Saya tidak tahan lagi," tulis Nguyen dalam akun twitternya @dongatory, semalam (Sabtu, 8/2).

Ia tidak menjelaskan apa alasan keputusanya itu. Yang pasti, hal itu bukan sesuatu yang berkaitan dengan permasalahan hukum dan ia tidak akan menjualnya. Ada kabar berkembang, jebolan Ilmu Komputer dari University of Twente itu nampaknya risih dengan popularitas seiring dengan tingginya rating game yang ia ciptakan.


"Saya bisa sebut Flappy Bird adalah keberhasilan saya. Tetapi juga telah meruntuhkan kehidupan sederhana saya. Jadi sekarang aku benci itu. Ini adalah sesuatu yang saya tidak pernah ingin. Tolong beri saya ketenangan," kicaunya tadi pagi (Minggu, 9/2).

Di Indonesia, games ini banyak digandrungi kalangan remaja dan dewasa. Memainkan game ini bisa memicu emosi lantaran susahnya menambah poin. Oleh karena itu, keputusan Nguyen disayangkan oleh penikmat permainan tersebut. Misalnya, Mei Riyadi yang menyukai game tersebut.

"Sayang banget (sekali), game nya bagus kan," keluhnya Mei dalam akun twitternya @babahayhay satu jam lalu.

Namun, ada juga yang optimis terhadap masa depan game yang bisa diunduh di App Store (iOS) maupun Play Store (Android) secara gratis itu.

Namun, ada yang memprediksi bahwa Flappy Bird akan terus sukses. Seperti, Zakarias Danujatmiko dalam akunnya @danulagi.

"Saya rasa, sebentar lagi games Flappy Bird bisa menuai sukses besar dalam beberapa waktu ke depan," kicaunya pada 5 Februari lalu. [ian]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Kultus “Benda-benda Suci” di Eropa Abad Pertengahan

Minggu, 15 Maret 2026 | 06:16

Lulusan IPDN Disiapkan Wujudkan Standar Pelayanan Minimal di Daerah

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:59

Roy Suryo Cs Dilarang Ladeni Rismon Beradu Argumentasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:32

Abdul Malik bin Marwan, Revolusi Birokrasi yang Mengubah Sejarah Islam

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:23

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

Trump Berbaju Fir’aun

Minggu, 15 Maret 2026 | 04:31

Enam Bulan Purbaya, Rupiah Melemah tiap Bulan

Minggu, 15 Maret 2026 | 04:08

Pendekatan Teman Sebaya Efektif Cegah Bullying di Sekolah

Minggu, 15 Maret 2026 | 04:02

Rismon Menelan seluruh Omongannya Tanpa Ada Terkecuali

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:21

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Selengkapnya