Berita

foto:net

Dunia

Korban Sipil Afghanistan Meningkat 14 Persen Pada 2013

MINGGU, 09 FEBRUARI 2014 | 11:13 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

. Sepanjang 2013 tercatat total korban sipil di Afghanistan sebanyak 8.615 orang, dengan 2.959 tewas dan 5.656 luka-luka. Atau meningkat 14 persen dari tahun 2012.

Dalam Laporan Tahunan Perlindungan Penduduk Sipil dalam Konflik Bersenjata Tahun 2013, Misi Bantuan PBB di Afghanistan (UNAMA) yang dirilis kemarin (Sabtu, 8/2) mencatat, laporan ini juga mengungkapkan bahwa 2013 menjadi tahun terburuk sejak 2009, dimana jumlah perempuan dan anak-anak yang menjadi korban tewas maupun terluka meningkat akibat konflik yang melanda.

"Konflik bersenjata tanpa henti telah merenggut warga sipil Afghanistan pada 2013," kata Sekjen Perwakilan Khusus PBB untuk Afghanistan dan Kepala UNAMA Jan Kubis di Kabul, seperti dilansir dari The Nation (Minggu, 9/2).


Ia menambahkan bahwa mayoritas kematian warga sipil disebabkan oleh tindakan unsur-unsur anti-pemerintah, termasuk serangan yang dilakukan oleh Taliban.

Sementara itu, Direktur Hak Asasi Manusia untuk UNAMA, Georgette Gagnon, menuntut komitmen yang lebih besar dan upaya lebih lanjut dari para pihak berwenang.

"Mengurangi penderitaan warga sipil dan korban sipil dan melindungi hak asasi manusia harus menjadi tolok ukur untuk meningkatkan stabilitas dan upaya menuju perdamaian dalam keamanan dan transisi politik di tahun 2014," harapnya. [rus]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya