Berita

Skema Liburan Kerja New Zealand-Filipina Segera Berlaku

SABTU, 01 FEBRUARI 2014 | 16:11 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Bulan depan, New Zealand dan Filipina akan meresmikan perjanjian skema
liburan kerja.

Diumumkan Menteri Luar Negeri New Zeland, Murray McCully, kemarin (Jumat, 31/1), perjanjian tersebut memungkinkan pengunjung antara usia 18-30 tahun dari masing-masing negara untuk berlibur, bekerja dan belajar ke Filipina atau New Zealand hingga 12 bulan.

Namun, perjanjian skema liburan kerja ini terbatas. Perjanjian hanya memfasilitasi untuk 100 orang per tahunnya.

Namun, perjanjian skema liburan kerja ini terbatas. Perjanjian hanya memfasilitasi untuk 100 orang per tahunnya.

McCully menyebut skema ini sebagai kesempatan yang baik bagi pemuda New Zealand untuk mempelajari budaya lain.

"Skema liburan kerja ini diharapkan akan mempromosikan jaringan penting antara kedua negara," kata McCully, seperti dikabarkan Philstar.com (Sabtu, 1/2).

Menurut McCully, sejauh ini ada sekitar 37.000 Warga Negara Filipina di New Zealand. Ini merupakan jumlah terbesar dari seluruh masyarakat Asosiasi Bangsa Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) yang ada di negaranya.[dem]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya