Berita

Bilawal Bhutto Zardari/net

Dunia

Festival Budaya Anak Benazir Bhutto Menuai Protes

SABTU, 01 FEBRUARI 2014 | 13:03 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Acara festival budaya yang akan diselenggarakan oleh anak mendiang mantan Perdana Menteri Pakistan Benazir Bhutto, Bilawal Bhutto Zardari, pada Sabtu (1/2), telah memicu kontroversi.

Pasalnya, festival budaya itu akan digelar di sebuah situs kuno Mohenjodaro, salah satu pemukiman terbesar dari peradaban Lembah Indus yang sudah ada sejak ribuan tahun lalu. Situs ini terletak di Sindh, Pakistan Selatan.

Beberapa arkeolog terkemuka Pakistan pada Jumat (31/1) berpendapat bahwa festival budaya bisa menyebabkan situs tersebut runtuh.


"Ini tidak lain hanyalah kegilaan," kata arkeolog Asma Ibrahim, yang merupakan anggota Dewan Manajemen Warisan Budaya Pemerintah Sindh.

Arkeolog senior lainnya, yang juga Kepala Jurusan Departemen Arkeologi di Universitas Punjab, Farzand Masih mengatakan bahwa dirinya tidak akan menghadiri festival itu sebagai bentuk protes.

"Saya sangat sedih atas apa yang akan mereka lakukan di sana atas nama sebuah festival budaya," ujar Farzand.

Beberepa diantara mereka juga menganggap festival ini sebagai bagian dari upaya Bilawal untuk meningkatkan citra di panggung politik nasional.

Seperti dikabarkan Associated Press (Sabtu, 1/2), Bilawal membantahnya dan menyebut penyelenggarakan acara ini sebagai bagian dari upaya untuk mempublikasikan situs tersebut.

Mohenjodaro, yang terdaftar dalam daftar situs warisan dunia UNESCO, merupakan bangunan yang terbuat dari batu bata yang belum dibakar. Menurut UNESCO, situs ini diprediksi sudah ada sejak milenium ketiga sebelum masehi. [ian]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya