Berita

ILUSTRASI/NET

PEMILU THAILAND

Kotak dan Kertas Suara Belum Disalurkan, Petugas TPS Pun Banyak yang Mundur

SABTU, 01 FEBRUARI 2014 | 10:45 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

. Keamanan bagi Perdana Menteri Thailand Yingluck Shinawatra ditingkatkan, menjelang pemilihan umum Minggu besok (2/2). Pun demikian dengan keamanan beberapa menteri kabinet seperti Menteri Perburuhan Chalerm Yoobamrung.

Pengawalan ketat terhadap para menteri itu untuk mencegah resiko hal yang tidak diinginkan. Langkah ini juga dilakukan di tengah kekhawatiran bentrokan dan kekerasan antara demonstran anti pemerintan dan pendukung pemerintah.

Di luar masalah keamanan, persoalan dalam pemilu kali ini, seperti dilansir Asia One (Sabtu, 2/2), adalah masalah kotak dan kertas suara. Kotak dan kertas suara masih belum bisa disalurkan ke banyak daerah, khususnya di Thailand Selatan. Hal ini terjadi lantaran akses jalan diblokade oleh demonstran.


Hal lain yang kian memperparah pemilu ini yaitu kekurangan petugas TPS akibat banyak yang mengundurkan diri.

Pemilu ini digelar setelah PM Yingluck membubarkan parlemen Thailand pada Desember 2013 lalu. Pembubaran parlemen dipicu oleh penarikan diri 153 anggota parlemen dari Partai Demokrat yang merupakan oposisi. Penarikan diri tersebut terjadi menyusul aksi protes yang dilayangkan oleh Demokrat dan sejumlah demonstran menuntut mundurnya Yingluck dari kursi perdana menteri dan menuntut dibentuknya dewan rakyat.

Oposisi dan demonstran menuding Yingluck telah membawa pengaruh kakaknya yang juga pernah menduduki kursi Perdana Menteri Thailand, Thaksin Shinawarta. Tudingan muncul setelah adanya RUU tentang amnesti yang memungkinkan Thaksin Shinawarta pulang ke negaranya dan lolos dari jeratan hukum terkait kasus korupsi yang menimpanya. [ysa]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

PR Gus Kikin: Pembenahan Sektor Pendidikan, Kesehatan, dan Ekonomi

Sabtu, 05 September 2026 | 00:27

Tiga Ayat NU

Sabtu, 05 September 2026 | 00:11

Kapasitas PSEL Dinilai Belum Cukup Imbas Penutupan 343 TPA

Jumat, 04 September 2026 | 23:56

Pendekar 08 Perluas Bantuan ke Sekolah Hingga Pengungsi Mandiri di NTT

Jumat, 04 September 2026 | 23:40

Garudayaksa FC Gandeng Zentara Sambut Super League

Jumat, 04 September 2026 | 23:28

Gerilya Diplomasi: Menjahit Kepentingan Nasional di Panggung Global

Jumat, 04 September 2026 | 23:20

SMK Go Global Jadi Strategi Siapkan Calon PMI Masuk Bursa Kerja Dunia

Jumat, 04 September 2026 | 23:01

Pemuda Nganggur adalah Hasil Salah Kebijakan

Jumat, 04 September 2026 | 22:40

AMPI Siap Gelar Rapimnas 8 September, Ini yang Dibahas

Jumat, 04 September 2026 | 21:40

wondr by BNI Jadi Official Banking Partner IdeaFest 2026

Jumat, 04 September 2026 | 21:25

Selengkapnya