Berita

saleh husin

Pemilu Serentak 2019, Hanura Hormati Putusan MK

SENIN, 27 JANUARI 2014 | 10:18 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Partai Hanura menghormati dan siap mematuhi putusan Mahkamah Konstitusi terkait hasil uji materi UU 42/2008 tentang Pemilu Presiden yang diajukan Koalisi Masyarakat Sipil untuk Pemilu Serentak.

"Ini tentu sudah sesuai amanat UUD kita dan sesuai apa yang kita perjuangkan selama ini," ujar Ketua DPP Partai Hanura Saleh Husin saat dihubungi Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Senin, 27/1).

Menurutnya, dengan Pemilu serentak, akan muncul banyak calon presiden alternatif.


"Memang dengan putusan ini, masyarakat ke depan nanti akan mempunyai banyak alternatif pilihan untuk memilih calon pemimpin dan tidak dikekang oleh segelintir parpol lagi sehingga dapat menghasilkan pemimpin-pemimpin yang berkualitas," ujar Saleh.

Karena itulah, Hanura menyayangkan Pemilu serentak baru dilaksanakan pada tahun 2019. "Sehingga orang bertanya-tanya bagaimana dengan payung hukum pelaksanaan Pemilu 2014," jelas Saleh.

Sebab, dalam putusannya, MK menilai Pemilu serentak tidak konstitusional. Namun, Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden baru akan digelar secara bersamaan pada 2019 mendatang.

Apalagi, sambung Saleh, putusan tersebut sebenarnya sudah diambil pada 26 Maret 2013 dalam Rapat Permusyawaratan Hakim (RPH) saat MK masih dipimpin Mahfud MD. Namun, baru dibacakan pada Kamis, 23 Januari 2014, kemarin. "Ini ahirnya menyulut perdebatan di masyarakat, yaitu ada apa?" ungkap Saleh. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Prabowo Apresiasi Rahmat Erwin Usai Raih Emas dan Pecahkan Rekor Dunia

Minggu, 27 September 2026 | 12:11

Partai Koalisi Bela Prabowo Mati-matian tapi Diam Saat Gibran Dikritik

Minggu, 27 September 2026 | 12:05

Daftar 10 Wilayah Terpanas 27 September 2026, Suhu Capai 37,4 Derajat

Minggu, 27 September 2026 | 11:57

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Spesifikasi Samsung Galaxy A08 Resmi Meluncur di Indonesia, Baterai 6.000 mAh

Minggu, 27 September 2026 | 11:37

Indonesia Calonkan Diri untuk Kursi Tidak Tetap DK PBB Periode 2029-2030

Minggu, 27 September 2026 | 11:04

Tak Ada Satupun Partai Koalisi Pasang Badan saat Gibran Hadapi Gugatan Ijazah

Minggu, 27 September 2026 | 10:31

KPK Amankan Perhiasan Diduga Emas Saat Geledah Kanwil BPN Jatim

Minggu, 27 September 2026 | 10:17

Perang Abad 21 Sudah Dimulai, tapi Mukan di Medan Tempur

Minggu, 27 September 2026 | 10:05

Sugiono: RI Percaya PBB, Tapi Multilateralisme Harus Lebih Representatif dan Gesit

Minggu, 27 September 2026 | 09:27

Selengkapnya