Berita

JK Ingatkan Pemerintah agar Bantu Korban Banjir di Pati

SABTU, 25 JANUARI 2014 | 22:00 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla mendesak pemerintah untuk membantu warga Pati, Jawa Tengah, untuk menutupi kebutuhan mereka saat banjir dan juga pasca banjir.

Dia mengingatkan pada pemerintah melakukan penanganan pasca banjir karena ekonomi rakyat yang amat vital terganggu seperti ratusan hektar sawah dan tambak rusak terendam banjir.

"Pemerintah juga harus bantu warga pasca banjir, karena sawah habis, tambak habis. Kalau pemerintah tidak bantu kasihan warga nanti makan apa. Itukan mata pencaharian mereka di sini,” ujar JK didampingi Bupati Pati Hariyanto.


Dalam rilis disebutkan, JK meninjau lokasi banjir di Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah petang tadi. JK terbang menuju lokasi banjir menggunakan heli Penerbad TNI Jenis BELL 412 dari Semarang sekitar pukul 14.00 WIB. Para warga pun menyampaikan keluhan kepada mantan Wapres tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, JK juga mengintruksikan anggota PMI untuk siap membantu mengevakuasi warga yang menjadi korban banjir. Sementara hari ini PMI sudah membagikan 5000 paket bantuan pangan untuk para korban banjir. “PMI bantu makanan, selimut, kesehatan dan juga penampungan,” jelas JK dengan semangat.

JK juga meminjamkan dua helikopter milik PMI untuk keperluan korban banjir di daerah tersebut. Menurutnya, dua helikopter tersebut akan digunakan untuk mengakses daerah-daerah yang aksesnya terputus sehingga bisa dijangkau melalui jalur udara. JK rencananya juga akan meninjau lokasi banjir lainnya di Jawa Tengah, tepatnya di daerah Kudus.

“Saya serahkan pengoperasian dua helikopter PMI ini pada Pak Bupati, agar daerah yang aksesnya terputus bisa segera dibantu," pungkas JK. [zul]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya