Berita

lakdar brahimi/net

Politik

Pemerintah Suriah Ultimatum Mediator PBB

SABTU, 25 JANUARI 2014 | 13:59 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Delegasi pemerintah Suriah kemarin (Jumat, 24/1) telah mengeluarkan ultimatum kepada mediator PBB Lakhdar Brahimi untuk segera menengahi
perdamaian dalam perang saudara di negaranya.

Menteri Luar Negeri Suriah Walid Al Moallem mengancam Brahimi. Jika pembicaraan serius tidak dimulai pada Sabtu (25/1), maka pihaknya akan meninggalkan perundingan karena dianggap pihak lain tidak serius atau tidak siap.

Pemerintah Suriah menyalahkan oposisi dari Koalisi Nasional Suriah karena kurangnya negosiasi langsung, yang diharapkan sebagai langkah terbaik untuk mengakhiri perang sipil yang telah berlangsung selama tiga tahun ini.

Pemerintah Suriah menyalahkan oposisi dari Koalisi Nasional Suriah karena kurangnya negosiasi langsung, yang diharapkan sebagai langkah terbaik untuk mengakhiri perang sipil yang telah berlangsung selama tiga tahun ini.

Sebagaimana dilansir dari Associated Press (Sabtu, 25/1), hal tersebut lantaran pihak oposisi yang menguasai sebagian wilayah, telah memboikot pembicaraan. Mereka mengatakan, siapa pun yang menghadiri negosiasi itu akan dianggap sebagai pengkhianat.

Seperti diketahui, perang sipil Suriah ini telah menewaskan sedikitnya 130 ribu orang. Sepertiga dari 22 juta orang warga Suriah telah meninggalkan rumah mereka dan bergantung pada bantuan. [ian]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya