Berita

hayono isman

Sebelum Debat, Hayono Isman Kunjungi Istana Kesultanan Palembang

JUMAT, 24 JANUARI 2014 | 17:38 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Hari pertama road show Konvensi Calon Presiden Partai Demokrat (Capres PD) di Palembang, Sumatera Selatan, digunakan sebaik mungkin oleh Hayono Isman. Peserta Konvensi Capres PD ini memulai kegiatannya dengan menyambangi Istana Kesultanan Palembang Darussalam.

Mengenakan kemeja batik coklat dipadu celana hitam, politisi Partai Demokrat ini datang tepat pukul 10.30 WIB (Jumat, 24/1) ditemani istri tercintanya. Sesampai di Istana yang tidak terlalu besar itu, Hayono langsung disambut hangat oleh Sultan Mahmud Badaruddin III Prabu Diradja beserta beberapa anggota keluarganya.

Bincang hangat mengalir dengan penuh keakraban. Mulai dari sejarah kesultanan hingga hubungannya dengan kerajaan yang berada di Malaysia. Tak hanya itu, obrolan juga menyinggung soal Konvensi Capres hingga situasi perpolitikan terkini baik dalam maupun luar negeri. Menjelang shalat jum'at, Ketua Kosgoro ini pamit.


Usai silaturahmi, Hayono Isman mengaku sangat bahagia bisa berkunjung ke Istana Sultan Palembang. "Saya datang ke sini dalam rangka menghormati budaya masyarakat Sumsel yang disimbulkan oleh kesultanan," kata dia.

Dia mengatakan, budaya di Sumsel harus diperkuat dan jangan diperlemah. "Saya ingin Istana Benteng Kuto Besak bisa dikembalikan ke kesultanan," pintanya. Sebab, kata dia, peran kesultanan sangat penting. "Tanpa kesultanan tidak pernah ada Indonesia," kata dia.

Adu visi dan misi 11 peserta Konvensi Partai Demokrat di Palembang ini digelar dalam dua hari ini. Hari ini pertama, malam ini, diikuti Dahlan Iskan, Pramono Edhie Wibowo, Irman Gusman, Ali Masykur Musa, Gita Wirjawan, dan Hayono Isman. Sedangkan pada hari kedua, Sabtu (25/1), giliran Marzuki Alie, Anies Baswedan, Dino Pati Djalal, Sinyo Haris Sarundajang, dan Endriartono Sutarto yang beradu visi. [zul]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya